Mitsubishi Mulai Siaga dengan Hadirnya New Ertiga



Ertiga 2018 Vs Xpander
Ertiga 2018 Vs Xpander

RiderTua.com РSuzuki memperbarui Ertiga karena sudah lama sejak facelift pertamanya diluncurkan. Selain itu, persaingan di segmen LMPV semakin panas dengan hadirnya Xpander dan Confero. Banyaknya penyegaran pada Ertiga tentunya membuat saingannya was-was, tak terkecuali Mitsubishi. Mitsubishi mulai siaga dengan hadirnya New Ertiga.

Baca juga: New Ertiga Tak Sama dengan Xpander Karena Beda Target Segmen

Mulai Dibuat Khawatir oleh Pesaingnya

Saat ini Xpander merajai segmen LMPV selama dua bulan berturut-turut (Februari-Maret) mengungguli Avanza dkk. Penjualan Xpander selama 3 bulan pertama (Januari-Maret) telah mencapai 21.972 unit. Avanza menguntitnya dengan penjualan mencapai 21.413 unit pada periode yang sama. Walaupun sepertinya ada potensi kalau suatu saat nanti salah satu dari merek mobil di segmen Low MPV akan menyalipnya.

Dengan adanya New Ertiga, maka Mitsubishi harus lebih waspada atau dalam arti lain jangan sampai lengah. Itu tidak hanya berlaku pada New Ertiga tetapi juga Avanza yang terus saja ‘menempel’ dengan Xpander sejak disalip pada bulan Februari lalu. Untuk itulah Mitsubishi harus tetap optimis kalau Xpander mampu bertahan ditengah gempuran tersebut.

Salah satunya, Mitsubishi harus memenuhi semua permintaan (inden) yang jumlahnya semakin meningkat. Mitsubishi harus menjaga agar konsumen jangan sampai menunggu terlalu lama hanya untuk mendapatkan unit. Selama ini konsumen yang sudah inden Xpander harus menunggu selama 3 bulan sejak pemesanan.

Tetapi Mitsubishi sudah berusaha semaksimal mungkin agar inden tersebut tidak tertahan dalam waktu cukup lama. Yaitu dengan meningkatkan kapasitas produksinya. Selain itu juga Mitsubishi sudah memiliki strategi agar konsumennya tak lari ke mobil merek lain, yaitu dengan pengembangan jaringan dealernya di seluruh Indonesia.

Tanggapan Mitsubishi

Imam Choeru Cahya selaku Head of Sales & Marketing PT. MMKSI (Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia) mengatakan

“Semua kompetitor perlu diwaspadai, tapi kami melihat kita sudah launching Agustus yang lalu. Tapi produk kita masih cukup banyak dilirik konsumen untuk datang kesini (IIMS 2018). Jadi terus terang kita masih optimis. Kalau kami lihat kami tetap optimis tapi tetap tak boleh lengah, kompetitor harus tetap diwaspadai”



Be the first to comment

Leave a Reply