Mau Gaji 4 Juta Dengan Motor Sulit, atau 6 Juta dengan Motor Jepang ?


ktm indonesia


RiderTua MotoGP – Rumor hangat dalam musim 2018 berjalan adalah Suzuki tertarik meminang Jorge Lorenzo untuk 2019. Hal ini memang bukan tanpa alasan melihat banyak pembahasan mengenai performa X fuera selama bergabung dengan tim merah. Selain itu disisi lain peforma Andrea Iannone sebagai pebalap utama Team Suzuki Ecstar juga kurang cemerlang. Hal ini akan memuluskan rencana pergeseran line up rider Suzuki tahun depan. Sementara Alex Rins mampu jejak podium pertama di Argentina. Mau gaji 4 Juta dengan motor sulit, atau 6 Juta dengan motor Jepang ?

Suzuki Lebih Cocok Buat Lorenzo

Via motorcycle.com edisi (12/04/18) menyatakan bahwa Lorenzo juga berjuang untuk menemukan ritmenya dan memberikan hasil yang baik di atas Ducati Desmosedici-nya. Pembalap Spanyol iyu hanya mampu menyumbang satu poin dalam dua balapan musim ini. Dengan motor yang satu “Ras” dengan Yamaha M1, Suzuki yakin bahwa GSX-RR akan jauh lebih cocok untuk lima kali Juara Dunia itu.

Pemotongan gaji besar-besaran

Perpindahan Lorenzo ke Suzuki pastinya akan mengalami hal pahit. Melihat gaji 12 juta tahun lalu infonya akan dipotong 8juta menjadi 4 juta saja.. baiyuh… seperti dilansir TMCblog.com (13/04/18), namun dilaporkan bahwa Suzuki bersedia menunggu. Kemampuan Suzuki gaet Lorenzo ditaksir pada angka 5 hingga 6 juta Euro saat rekrut Maverick Vinales. Jika melihat di Ducati dai akan digaji hanya 4 juta saja secara hitungan materi Lorenzo akan memilih Suzuki. Disamping masalah dengan gaji faktor karakter mesin Suzuki bisa menjadi pertimbangan bagi dia untuk pindah tim.

Lorenzo Pensiun

Atau bisa jadi ada keputusan mengejutkan dari Lorenzo dimana dia akan pensiun. Karena dia pernah berujar akan mengakhiri hidup..eh karir-nya di Ducati.. Melihat Stoner saja bisa kenapa Lorenzo tidak… daripada dilempar kesana kemari.. Lebih baik menekuni bidang lain saja… Seperti ilustrasi diatas 😀

5 Comments

  1. Selain faktor karakter motor, ada faktor lain yang membuat lorenzo menurun prestasinya.
    Ban Michelin.
    Dulu awal gabung Yamaha, Lorenzo memakai Michelin Rossi memakai bridgestone.
    Lorenzo sering jatuh dan sempat cedera, akhirnya sama sama memakai bridgestone.
    Berganti musim, bridgestone pun mundur digantikan pemasok ban baru, Michelin.
    Dan apa yg terjadi.. lorenzo kehilangan kecepatan apalagi ketika balapan wet race, mirip kucing takut air.
    Jadi kesimpulan nya, selama Michelin menjadi pemasok tunggal, selama itu pula Lorenzo akan menderita.
    Kalau berganti pabrikan?

    sepertinya akan tetap sama aja.

    • Saat pakai Michelin Lorrenzo masih bisa peringkat 3 Dunia di Ducati dia peringkat 7..jauh sekali.. awal dia bergabung Yamaha sudah 4 besar sebagai rookie Yamaha dengan inline cocok dengan gaya balapnya.. begitu pula Suzuki. Lorenzo adalah rider dengan gaya tenang bukan seperti MM yg agresif.. jawabnya ya Suzuki tadi..

Leave a Reply