Inden Toyota C-HR Masih Belum Dibuka oleh Auto2000

RiderTua.com – Sebentar lagi Toyota C-HR akan segera dirilis di Indonesia, tepatnya besok tanggal 10 April. Kedatangan SUV baru pendamping Rush dan Fortuner ini akan membuat segmen SUV di Indonesia semakin ketat dan seru. Sudah ada konsumen yang menginginkan unitnya segera. Namun inden Toyota C-HR masih belum dibuka oleh Auto2000.

Baca juga: Toyota C-HR Siap Dijual Di Indonesia, Keren Bro

Inden C-HR Belum Dimulai?

Tetapi Auto2000 mengatakan saat ini mereka masih belum diperbolehkan membuka inden. Distributor mobil Toyota terbesar di Indonesia ini menjelaskan kalau harga jual resminya belum diumumkan Toyota, sebelum peluncuran perdananya dilakukan di Senayan, Jakarta.

Masyarakat Indonesia terkadang selalu tertarik untuk memiliki barang terbaru duluan dengan cara apapun. Salah satunya lewat inden yang bisa dilakukan di dealer resminya meski sebenarnya mobil tersebut belum resmi diluncurkan. Walaupun harga resminya belum ada, tapi kemungkinan dealer-dealer tersebut sudah dapat pesanan. Sepertinya konsumen tidak peduli harganya semahal apa nantinya setelah dirilis. Sing penting inden disik ! Mobil baru gengsi baru donk !!

Tanggal 10 April nanti akan menjadi momen penting bagi Toyota Indonesia karena dapat mengenalkan keluarga SUV terbaru dari produsen mobil Jepang ini. Mengusung tagline ‘The Car Against The Stereotype’, C-HR siap menantang lawan mainnya, Honda HR-V. Entah berapa harga yang akan dipatok karena kalau kena pajak pasti harganya naik. Namun ada yang memperkirakan ada di kisaran Rp 400-500 jutaan. Bagaimana anda tertarik ?

Tanggapan Auto 2000

Cahaya F. Tantriani selaku CSD & Marcomm Departement Head Auto 2000 mengatakan

“Booking ini secara resmi kita belum bisa bilang. Karena harganya juga belum diumumkan ya. Kan harganya pada saat launching baru diinfo. Karena belum ada harga pegangan buat costumer juga”

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page