RiderTua.com – Musim ini merupakan tantangan bagi Maverick Vinales untuk membalas kegagalan tahun lalu yang menurutnya terasa pahit untuk dikenang. Maverick Vinales bilang ” Dulu The Doctor idola saya, tapi kini cara balap Rossi berbeda ”
Musim balap 2017 Vinales alami performa yang tidak stabil, cepat di awal seri dan kendor di paruh kedua musim. Dengan hasil peringkat 3 dunia merupakan hasil yang lumayan bagi pendatang baru untuk tim Yamaha MotoGP. Tampaknya masalah M1 akan berlanjut tahun ini namun masih ada kesempatan hingga paruh kedua musim untuk perbaikan karena melihat tim lain yang terpuruk di awal musim bisa bangkit dam menang di kahir tahun, semua bisa terjadi karena waktunya masih panjang.
Rossi Idola
Ketika ditanya siapa pembalap idolanya maka dengan cepat Vinales menjawab Valentino Rossi.
“Dia adalah idola saya saat masih kecil. Secara khusus saya menyukai cara-cara epiknya untuk merayakan kesuksesan dan tentu saja saya menyukai sikapnya di lintasan saat dia mengendarai motor. Dia agresif, saya selalu melihatnya dengan cermat, saya mempelajari gayanya yang sangat mengalir. Sungguh luar biasa untuk ditonton. Sekarang dia membalap dengan cara yang berbeda, tapi ini tidak menunjukkan apa-apa selain menunjukkan bakatnya dan kemampuannya yang luar biasa untuk beradaptasi.
Entah apa maksud dari perkataan Vinales saat diwawancara oleh media tuttomotoriweb.com itu. Apa yang dimaksud dengan cara yang berbeda apakah Rossi tidak melakukan aksi di lintasan seperti dulu? Mungkin ini yang dimaksud bahwa The Doctor tidak menghibur lagi seperti dulu. Melakukan selebrasi unik karena musim lalu pernah menang walau sekali (Belanda 2017).
Siapa Juara Dunia 2018
Ketika ditanya siapa calon juara dunia tahun ini dengan percaya diri Vinales mencalonkan dirinya sendiri. Hal itu selalu ada dalam pikiran dia (ada keinginan untuk memenangkan gelar dunia). Walau Vinales akan melihat dulu bagaimana performa motornya mulai seri Qatar. Dan menurutnya tidak mudah, dalam satu tahun semuanya bisa berubah. Tekadnya tetap memulai musim ini dengan tujuan maksimal. Yang pasti Vinales berjanji akan akan mendorong agar bisa berada di atas dan akan memberikan 100% untuk memenangkan gelar juara dunia tahun ini.
Cara balap beda? mungkin dulu (saat MV kecil) VR sangat dominan/superior krn faktor motor dan rider kompetitor shg segalanya tampak lebih “mudah” bagi VR. Klo Sekarang? VR harus 110% dan itupun ngga mudah mengingat problem rear tyre yg cepat habis musim kemarin. VR adalah rider yg sangat adaptif dan pembelajar dr rider kompetitor. Wajar gaya balap beda dr dulu