Lagi Kasus Yamaha Xride Ditabokin Honda BeAT Street eSP

X Ride Vs Beat Street
X Ride Vs Beat Street

Cerita lama bersemi kembali dari pertarungan abadi Yamaha dan Honda kembali memakan korban sang pencetus ide alias first mover kembali tergeser hal ini bukan kali pertama terjadi, walau hingga kini pertarungan itu tetap memanas antara Yamaha Xride dan Honda BeAT Street eSP di kelas skutik “dua alam” ini.

Yamaha luncurkan Xride pertama kali pada 2013. Segmen skutik dengan tampilan off road ini melenggang sendirian hingga tahun kemarin Honda ikutan terjun di kelas yang sama, dan akibatnya bisa diduga… Yamaha mulai goyah setelah pada akhir tahun kemarin Honda luncurkan Honda BeAT Street eSP versi 2016. 

Sudah menjadi kebiasaan Yamaha jika diikuit Honda dia selalu main kubikasi dengan yang lebih powerfull naik cc dari 110 menjadi 125cc termasuk memoles tampilan Xride agar lebih menarik. Untuk harga memang Honda lebih unggul dengan pricing  Honda BeAT Street eSP di Rp. 15.875.000 sedang All New Yamaha Xride Rp 17.250.000, on the road Jakarta.

Alhasil penjualan Yamaha Xride menjadi mungsret alias kalah melorot dari Honda BeAT Street. Dari  Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), membuktikan penjualan Honda BeAT Street eSP sebanyak  21.574 unit, sementara All New Yamaha Xride hanya hanya 4.008 unit.

Jika dilihat dari awal tahun Januari hingga September 2017, angka jualan Honda BeAT Street eSP selalu diatas Yamaha Xride :

  • Januari-September  Yamaha Xride sekitar  4000 -6000 unit,
  • Honda BeAT Street di angka 12.000 sampai 20.000.

Kenapa bisa begitu? lagi- lagi roh BeAT yang bicara disini BeAT adalah varian UnBeATable atau tidak bisa dikalahakan dia adalah raja skutik saat ini. The Most Killer Matic … dilawan…ora iso coy..

Related Articles

7 COMMENTS

  1. menurutku krna faktor common part nya dengan varian beat lain jdi konsumen tdak terlalu khawatir terhadap spare part dan lain sebagainya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page