RiderTua.com – Pedro Acosta menyelesaikan sesi Q2 dengan catatan waktu 1:30,640 menit yang menempatkannya di posisi ke-7 di grid start di MotoGP Misano. Rider Red Bull KTM itu start dengan sangat baik dalam sprint race dan langsung maju ke posisi 5 setelah lap pertama.
Terjadi duel sengit saat Fermin Aldeguer berusaha menyalip Acosta di lap ke-3. Bahkan mereka berdua nyaris bersenggolan yang membuat Acosta turun ke posisi 6. Saat mereka kembali duel, dengan cerdik Alex Marquez memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyalip keduanya. Aldeguer pun harus turun ke posisi 8. Dan usaha Acosta untuk menyerang balik Alex pun juga tak membuahkan hasil. Pada akhirnya rider berusia 22 tahun itu harus puas finis di posisi ke-6 kalah 6,944 detik di belakang pemenang Marc Marquez (Ducati).
Pedro Acosta Soal Senggolan dengan Fermin Aldeguer: Kami Sama-sama Melakukan Kesalahan

Soal duelnya melawan Fermin Aldeguer, Pedro Acosta menjelaskan, “Aldeguer dan saya sama-sama melakukan kesalahan. Hal itu membuat kami kehilangan banyak waktu. Tanpa duel itu, kami berdua pasti bisa lebih dekat dengan Jorge Martin (finis ke-3).”
BTW, kerugian waktu yang dimaksud Acosta memang cukup signifikan. Pada lap saat duel terjadi, rider asal Murcia Spanyol itu tertinggal sekitar 1,5 detik dari para pembalap yang berada di barisan depan. Setelah itu, dia juga harus bekerja keras untuk mempertahankan posisinya dengan menahan serangan Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia).
Selain duel tersebut, pemilihan ban belakang juga turut berpengaruh dimana Acosta memilih ban soft. “Hal itu membuat segalanya menjadi lebih sulit. Ada masalah lain yang terjadi, terutama masalah teknis. Sangat bikin frustrasi, ketika kita mencoba berbagai hal namun tidak ada yang berhasil,” tegas juara dunia 2 kali (Moto3 pada 2021 dan Moto2 pada 2023) itu.
Kesenjangan performa di dalam tubuh KTM sendiri cukup mengkhawatirkan. Rekan setimnya Brad Binder menjadi pembalap KTM terbaik ke-2 setelah finis di posisi ke-14 tanpa poin dan tertinggal 10 detik di belakang Acosta.

“Jika kita hanya punya sedikit keunggulan dan kemudian kehilangan keunggulan itu juga, segalanya menjadi semakin buruk. Kami bekerja keras mencari solusi, namun saat ini semua orang di KTM menghadapi masalah yang sama,” tegas Acosta, yang dengan tambahan 4 poin dia tetap berada di peringkat 6 dalam klasemen dengan perolehan 193 poin.
Ketika ditanya soal persiapannya untuk race hari Minggu, dengan bercanda Acosta bilang, “Siapa tahu besok saya bahkan tidak akan bangun.”
Sesaat kemudian, rider yang tahun depan pindah ke tim Ducati Lenovo dan menjadi rekan setim baru Marc Marquez itu kembali ke mode serius dan berkata, “Kami berada dalam situasi sulit, karena kami bahkan tidak mengerti mengapa saya mengalami masalah-masalah ini.”











