RiderTua.com – Di pasar Inggris, Kawasaki Ninja 125 dan Yamaha R125 sama-sama merupakan motor sport 125cc yang ditujukan untuk pengendara pemegang lisensi A1 maupun pengguna yang menginginkan tampilan motor sport full-fairing. Menawarkan gaya agresif, transmisi enam percepatan, roda 17 inci, serta ergonomi yang sporty.
Ninja 125 membawa identitas khas keluarga Ninja dengan karakter yang lebih sederhana dan mudah dikendalikan, sedangkan R125 mengadopsi filosofi R-Series dengan fokus lebih kuat pada teknologi dan karakter supersport. Keduanya memiliki performa yang sama-sama berada di batas atas kelas A1, tetapi Yamaha lebih menekankan teknologi mesin dan sasis.
▶Daftar Isi
Kawasaki Ninja 125: Sporty dan Mudah Dikendalikan

Kawasaki Ninja 125 menggunakan mesin 1 silinder 125cc DOHC 4-klep pendingin cairan dengan sistem injeksi. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 14 hp pada 10.000 rpm dan torsi 11,7 Nm pada 7.700 rpm, kemudian disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan. Kawasaki menyetel mesinnya untuk memberikan fleksibilitas pada putaran rendah hingga menengah sekaligus tetap memiliki karakter yang kuat pada putaran tinggi.
Desain Ninja 125 mengambil bahasa desain keluarga Ninja dengan fairing ramping, wajah agresif, dan detail yang terinspirasi dari motor sport Kawasaki berkapasitas lebih besar. Rangka trellis yang kompak membantu menghasilkan posisi berkendara yang sporty tetapi tetap relatif mudah didekati pengendara pemula. Tinggi jok 785 mm, sedangkan dimensi motornya 1.935 x 685 x 1.075 mm (P x L x T) dan wheelbase 1.330 mm.

Dengan bobot 149 kg, ground clearance 170 mm, dan tangki bahan bakar 11 liter, Ninja 125 menawarkan kombinasi stabilitas dan kemudahan penggunaan harian. Suspensi depan menggunakan garpu teleskopik, sedangkan bagian belakang memakai sistem Uni-Trak dengan penyetelan preload 5 level. Roda 17 inci dibalut ban 100/80 di depan dan 130/70 di belakang, dengan rem cakram 290 mm di depan dan 220 mm di belakang.
Fitur Ninja 125 mencakup lampu halogen, panel instrumen full digital, electric starter, ABS, serta suspensi belakang Uni-Trak yang dapat disesuaikan buat menyesuaikan beban pengendara atau penumpang. Kawasaki Inggris mencantumkan Ninja 125 2026 dengan harga mulai dari 4.699 Pound sterling atau sekitar Rp 112 jutaan.
Yamaha R125: Lebih Canggih dan Berorientasi Supersport

Yamaha R125 menggunakan mesin 1 silinder 125cc SOHC 4-klep pendingin cairan dengan sistem VVA. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 14,8 hp pada 10.000 rpm dan torsi 11,5 Nm pada 8.000 rpm, disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan. VVA membantu mempertahankan karakter tenaga yang kuat di berbagai rentang putaran, sementara assist & slipper clutch meningkatkan kontrol ketika melakukan perpindahan gigi dan deselerasi.
R125 memiliki desain yang lebih kental dengan DNA supersport Yamaha R-Series, dengan wajah agresif berbentuk M, lampu utama LED terpusat, dual position lights, serta fairing yang membungkus mesin dan rangka secara rapat. Posisi berkendaranya lebih sporty dengan layout footrest, jok, dan setang yang dirancang untuk memberikan kontrol ketika menikung. Tinggi jok 820 mm, sedangkan dimensinya 1.955 x 715 x 1.145 mm (P x L x T) dan wheelbase 1.325 mm.

Bobot 141 kg, tangki bahan bakarnya 11,5 liter, sementara ground clearance 160 mm. Suspensi depan upside-down KYB 41 mm dan bagian belakang memakai monoshock link-type, sedangkan roda 17 inci menggunakan ban 100/80 depan dan 140/70 belakang. Sistem pengeremannya memakai cakram 292 mm di depan dan 220 mm di belakang.
Perlengkapan R125 termasuk traction control, assist & slipper clutch, lampu LED, serta panel layar TFT color 5 inci dengan tema Street dan Track dan konektivitas Bluetooth untuk smartphone. Yamaha Inggris memasarkan R125 dengan harga mulai dari 5.501 Pound sterling atau sekitar Rp 131,1 jutaan.
| Aspek | Kawasaki Ninja 125 | Yamaha R125 |
|---|---|---|
| Mesin | 1 silinder 125cc DOHC 4-klep injeksi pendingin cairan | 1 silinder 125cc SOHC 4-klep VVA pendingin cairan |
| Transmisi | Manual 6-percepatan | Manual 6-percepatan, assist & slipper clutch |
| Tenaga | 14 hp pada 10.000 rpm | 14,8 hp pada 10.000 rpm |
| Torsi | 11,7 Nm pada 7.700 rpm | 11,5 Nm pada 8.000 rpm |
| Suspensi Depan | Teleskopik | Upside-down KYB 41 mm |
| Suspensi Belakang | Monoshock Uni-Trak, preload 5-level | Monoshock link-type |
| Velg & Ban | 17 inci, ban 100/80 depan & 130/70 belakang | 17 inci, ban 100/80 depan & 140/70 belakang |
| Rem | Cakram 290 mm depan & Cakram 220 mm belakang | Cakram 292 mm depan & Cakram 220 mm belakang |
| Bobot | 149 kg | 141 kg |
| Tangki | 11 liter | 11,5 liter |
| Wheelbase | 1.330 mm | 1.325 mm |
| Tinggi Jok | 785 mm | 820 mm |
| Ground Clearance | 170 mm | 160 mm |
| Dimensi | 1.935 x 685 x 1.075 mm (P x L x T) | 1.955 x 715 x 1.145 mm (P x L x T) |
| Fitur | Panel instrumen full digital, electric starter, ABS, shock adjustable | Traction control, assist & slipper clutch, lampu LED, panel TFT color 5 inci, Bluetooth |
| Harga | 4.699 Pound sterling (sekitar Rp 112 jutaan) | 5.501 Pound sterling (sekitar Rp 131,1 jutaan) |












