Home MotoGP Joan Mir: Karena Satu Data Ini Saya Mengkhawatirkan ‘Nasib’ Honda Kedepannya

    Joan Mir: Karena Satu Data Ini Saya Mengkhawatirkan ‘Nasib’ Honda Kedepannya

    Joan Mir
    Joan Mir

    RiderTua.com – Joan Mir menjadi pembalap Honda terbaik ke-2 dalam race utama hari Minggu di Aragon setelah finis di posisi ke-12, tertinggal hampir 28 detik di belakang pemenang Marc Marquez. Sementara itu, rookie dari tim LCR Honda Diogo Moreira secara mengejutkan mampu finis di posisi ke-9 unggul 2,1 atas Mir sekaligus menjadi pembalap Honda Terbaik dalam grand prix di Aragon.

    Tapi yang bikin Mir cemas bukan hasil akhir atau posisi finisnya, melainkan penurunan performa RC213V dibandingkan tahun lalu. Di Aragon 2025, juara dunia MotoGP 2020 itu mampu merampungkan balapan dalam waktu 41:26,133 menit. Tapi pada 2026 menurun menjadi 41:38,968 menit. Ini artinya, dia lebih lambat 10 detik dibandingkan tahun lalu.

    Joan Mir: Karena Satu Data Ini Saya Mengkhawatirkan ‘Nasib’ Honda Kedepannya

    Joan Mir - Luca Marini
    Joan Mir – Luca Marini

    Usai balapan, Joan Mir mengatakan, “Yah, kurangnya performa kami akhir pekan ini bukanlah hal yang mengejutkan. Secara pribadi, hal yang membuat saya khawatir adalah catatan waktu saya yang lebih lambat lebih dari 10 detik dibandingkan tahun lalu.”

    “Dan ini membuat saya agak khawatir, karena kami harus memahami mengapa saya sangat kesulitan akhir pekan ini, terutama saat menghentikan motor sebelum masuk tikungan. Jika kemampuan itu tidak ada, saya kehilangan keunggulan dibandingkan pembalap lain. Dan saya kesulitan di semua aspek, jika saya tidak memiliki kemampuan pengereman yang baik,” imbuh rider tim pabrikan Honda Castrol itu.

    Meski Mir akan meninggalkan pabrikan Jepang itu tahun depan, tapi berulang kali dia mendesak Honda untuk menghadirkan lebih banyak pengembangan pada RC213V tahun 2026. “Sebagai sebuah tim, jika kita ingin menikmati sisa musim ini, kita harus segera memahami apa yang sedang terjadi dan mencari solusinya. Dan begitulah pandangan saya mengenai Aragon,” ujarnya.

    Joan Mir
    Joan Mir

    Rider yang tahun depan pindah ke tim Gresini Ducati itu melanjutkan, “Tentu saja, saya tidak menduga hasil seperti ini. Di sisi lain, menurut saya ketika saya tidak bisa membuat perbedaan atau membalap sesuai keinginan, menyelesaikan balapan adalah hal terpenting.”

    “Ada banyak balapan yang tidak saya selesaikan musim ini. Demi kepercayaan diri pembalap, menyelesaikan balapan itu sangatlah penting. Melihat kondisi motor selama balapan, saya sadar bahwa saya tidak punya peluang untuk melakukan sesuatu yang berarti. Oleh karena itu, saatnya untuk membawa motor kembali ke garasi,” imbuhnya.

    Dalam beberapa tahun terakhir, Honda dikenal sering mengalami masalah dengan cengkeraman ban belakang. Menurut Mir, masalah tersebut justru terasa lebih parah di Aragon. “Di titik-titik tertentu kondisinya lebih buruk, seperti saat melakukan pengereman dan saat hendak memasuki tikungan. Di area tersebut motor kami buruk. Kita tahu bahwa cengkeraman ban bukanlah kelebihan kami, dan kami kesulitan saat membuka gas serta menegakkan kembali motor. Kami masih kesulitan di aspek tersebut. Namun, fase memasuki tikungan yang biasanya tidak bermasalah, justru menjadi mimpi buruk akhir pekan ini,” pungkas Joan Mir.

    joan mir
    joan mir

    Setelah menjalani 13 dari 22 seri musim 2026, Mir menjadi pembalap Honda dengan peringkat paling buruk di klasemen. Dia hanya menempati peringkat 18 dengan mengumpulkan 33 poin, bahkan tertinggal 3 poin dari Johann Zarco (peringkat 17) yang absen selama 6 seri karena cedera. Sementara itu Luca Marini berada di peringkat 11 dengan 88 poin dan Moreira ke-14 dengan 64 poin.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini