RiderTua.com – Di pasar Filipina, Honda Click 125 dan Yamaha Mio Gravis sama-sama merupakan skutik 125cc yang ditujukan untuk mobilitas perkotaan. Keduanya menawarkan bodi kompak, posisi berkendara yang mudah, serta kepraktisan yang cocok untuk aktivitas harian, tetapi pendekatan desainnya berbeda.
Click 125 tampil lebih sporty dan modern, sedangkan Mio Gravis lebih mengutamakan fungsi serta karakter skutik komuter yang sederhana. Keduanya juga menawarkan efisiensi bahan bakar dan perlengkapan yang menunjang penggunaan sehari-hari.
▶Daftar Isi
Honda Click 125: Skutik Sporty, Bertenaga, dan Modern

Honda Click 125 menggunakan mesin 1 silinder 124,8cc SOHC 2-klep pendingin cairan dengan teknologi eSP dan PGM-FI. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 11 hp pada 8.500 rpm dan torsi 11 Nm pada 5.000 rpm, disalurkan melalui transmisi CVT. Konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai 50,3 km/l berdasarkan pengujian WMTC.
Desain Click 125 mengusung gaya sporty dengan bodi yang tajam, lampu depan dan belakang baru, serta pelek palang dengan ban tubeless yang lebih lebar. Model 2026 mendapatkan penyegaran visual sehingga tampilannya semakin modern dan agresif, tetapi tetap mempertahankan dimensi yang kompak untuk penggunaan kota.

Dengan bobot 111 kg, tinggi jok 769 mm, dan wheelbase 1.280 mm, Click 125 cukup ringan dan mudah dikendalikan di lalu lintas padat. Tangki 5,5 liter juga memberikan jarak tempuh yang baik, sementara bagasi bawah jok berkapasitas 18 liter cukup untuk kebutuhan harian.
Fitur Click 125 mencakup lampu full LED, panel instrumen LCD digital, port USB Type-C, CBS, dan untuk Smart Edition tersedia Smart Key serta Idling Stop System. Untuk model 2026, Honda Click 125 Standard dibanderol mulai 83.000 peso Filipina atau sekitar Rp 23,5 jutaan.
Yamaha Mio Gravis: Skutik Ringan dan Sangat Praktis

Yamaha Mio Gravis menggunakan mesin 1 silinder 125cc SOHC 2-klep pendingin udara dengan sistem injeksi. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 9,4 hp pada 8.000 rpm dan torsi 9,5 Nm pada 5.500 rpm, kemudian disalurkan melalui transmisi CVT. Karakternya lebih berorientasi pada efisiensi dan kemudahan penggunaan dibanding performa.
Desain Mio Gravis lebih sederhana dan fungsional dibanding Click 125. Bodi yang kompak dipadukan dengan ruang dek yang praktis serta tampilan modern yang tidak terlalu agresif, sehingga karakter keseluruhannya lebih dekat ke skutik komuter keluarga daripada skutik sporty.

Dengan bobot hanya 102 kg dan tinggi jok 780 mm, Mio Gravis lebih ringan 9 kg dibanding Click 125. Keunggulan lain berada pada bagasi bawah jok berkapasitas 25 liter, sementara tangki bahan bakarnya 4,2 liter. Kombinasi tersebut membuatnya sangat praktis untuk aktivitas harian.
Fitur Mio Gravis mencakup lampu LED, Y-Connect, panel instrumen LCD digital, Stop & Start System, hazard lamp, electric power socket, serta sistem bagasi 25 liter. Di Filipina, Yamaha Mio Gravis 2026 dibanderol 84.900 peso Filipina atau sekitar Rp 24,1 jutaan.
| Spesifikasi | Honda Click 125 | Yamaha Mio Gravis |
|---|---|---|
| Mesin | 1 silinder 124,8cc SOHC 2-klep eSP+ PGM-FI pendingin cairan | 1 silinder 125cc SOHC 2-klep Blue Core pendingin udara |
| Transmisi | CVT | CVT |
| Tenaga | 11 hp pada 8.500 rpm | 9,4 hp pada 8.000 rpm |
| Torsi | 11 Nm pada 5.000 rpm | 9,5 Nm pada 5.500 rpm |
| Suspensi Depan | Teleskopik | Teleskopik |
| Suspensi Belakang | Single shock | Single shock |
| Velg & Ban | 14 inci, ban 90/80 depan & 100/80 belakang | 12 inci, ban 100/90 depan & 110/90 belakang |
| Rem | Cakram depan & Tromol belakang | Cakram depan & Tromol belakang |
| Bobot | 111 kg | 102 kg |
| Tangki | 5,5 liter | 4,2 liter |
| Wheelbase | 1.280 mm | 1.275 mm |
| Tinggi Jok | 769 mm | 780 mm |
| Ground Clearance | 131 mm | 135 mm |
| Dimensi | 1.919 x 687 x 1.075 mm (P x L x T) | 1.915 x 690 x 1.115 mm (P x L x T) |
| Bagasi | 18 liter | 25 liter |
| Fitur | Lampu full LED, panel instrumen LCD digital, port USB Type-C, CBS, Smart Key dan Idling Stop System pada Smart Edition | Lampu LED, Y-Connect, panel instrumen LCD digital, Stop & Start System, hazard lamp, electric power socket |
| Harga | 83.000 peso Filipina (sekitar Rp 23,5 jutaan) | 84.900 peso Filipina (sekitar Rp 24,1 jutaan) |












