Home Otomotif Adu Penjualan Toyota Veloz HEV dan BYD M6 DM

    Adu Penjualan Toyota Veloz HEV dan BYD M6 DM

    Toyota Veloz Thailand
    Toyota Veloz Thailand

    RiderTua.com – Veloz HEV menjadi model unggulannya di pasar MPV hybrid di Indonesia sejak diluncurkan beberapa bulan lalu. Namun mereka masih mendapat perlawanan dari rival di pasarnya seperti BYD M6 DM, meski keduanya berupa jenis mobil yang beda jauh.

    Daftar Isi

    Veloz dan M6 Punya Pilihan Ramah Lingkungan

    Toyota memang sudah sukses berjualan Kijang Innova Zenix HEV di Indonesia, tapi mereka masih ingin mengincar segmen lainnya yang belum diisi oleh model hibridanya. Kali ini segmen low MPV yang diincarnya dan merilis Veloz HEV sekitar awal tahun ini, dan modelnya langsung jadi model favorit di pasarnya. Terbukti dengan performa penjualannya selalu tembus lebih dari 1.000 unit tiap bulannya, dan ini menjadikannya sebagai salah satu mobil hibrida terlaris disini.

    Mobil LMPV Toyota Veloz Cross Vietnam
    Toyota Veloz Cross

    Sementara di segmen LMPV, ada juga model PHEV pertama yang dijual mulai tahun ini, yaitu BYD M6 DM, dan model ini bukan model yang bisa diremehkan lagi. Bagaimana tidak, M6 versi listrik saja mampu menjadi mobil listrik terlaris tahun 2024, dan tetap mencetak hasil penjualan yang cukup memuaskan dalam beberapa bulan terakhir. Ini sudah menjadi modalnya untuk menghadang sejumlah rivalnya di pasar MPV listrik, seperti Aletra L8 EV.

    Kalau membandingkan penjualan Veloz HEV dengan M6 DM sepanjang periode Januari-Juli 2026, perbedaannya cukup signifikan. Dimana MPV Toyota tersebut sudah terjual sebanyak 13.287 unit, sedangkan M6 DM baru mencapai 3.262 unit, hanya selisih 10.025 unit. Jelas selisihnya yang sangat jauh ini karena Veloz HEV dirilis duluan ketimbang M6 DM, apalagi performa penjualannya juga cukup stabil.

    BYD M6 DM Tangerang
    BYD M6 DM

    Terjual Ribuan Unit

    Sejak dijual bulan Februari lalu, Veloz HEV terus mencetak hasil penjualan yang cukup memuaskan bagi Toyota. Dimulai di bulan Februari yang tercatat ada 484 unit terjual, lalu bulan Maret 2.325 unit, April 3.262 unit, Mei 2.378 unit, Juni 2.698 unit, dan Juli 2.140 unit. Kalau dilihat, penjualannya tidak selalu naik secara bertahap tiap bulannya dengan adanya penurunan di bulan Mei dan Juli.

    Sementara M6 DM baru mencetak penjualan sejak Juni dengan hasil mencapai 1.825 unit, kemudian di bulan Juli terjual 1.437 unit. Memang modelnya masih terbilang baru di pasarnya, apalagi penjualannya masih berada di bawah Veloz HEV, namun hasil ini menjadi yang tertinggi di pasar PHEV. Bahkan BYD sudah bisa merebut posisi teratas dari Chery Tiggo 8 CSH dengan mobil barunya ini selama dua bulan sebelumnya.

    Mobil PHEV BYD M6 DM
    BYD M6 DM

    Banyak Rival

    Meski sama-sama berupa mobil low MPV, baik Veloz HEV maupun M6 DM berupa jenis mobil yang jauh berbeda satu sama lain. Yang satu masih memakai teknologi full hybrid dan satunya lagi sudah mengandalkan teknologi plug-in hybrid atau PHEV, sesuatu yang belum familiar di segmen LMPV. Jelas karena dalam beberapa tahun terakhir hanya mobil hybrid yang meramaikan segmen ini di Indonesia, sementara model BEV dan PHEV belum banyak dijual disini.

    Toyota kini yang mendominasi segmen LMPV dengan Avanza, dan soal model ramah lingkungannya baru dipegang Veloz HEV. Setidaknya sampai mereka memutuskan untuk menambah varian hibridanya dengan merilis varian serupa pada Avanza, tapi itu tergantung dari permintaan di pasarnya. Untuk sekarang mereka hanya menjual satu model MPV hybrid saja, itupun performa penjualan Veloz HEV masih cukup bagus sampai bulan lalu.

    BYD M6 DM Harmony Auto
    BYD M6 DM

    Sementara itu BYD nggak mau menunggu merek lainnya untuk membawa model BEV atau PHEV ke segmen LMPV, dan langsung menghadirkan M6 di Indonesia. Kehadirannya langsung disambut baik oleh konsumen di pasarnya meski dibanderol lumayan mahal ketimbang model sekelasnya. Tapi ini bisa memberikan angin segar bagi segmennya, karena sebelum kehadiran M6 belum ada satupun model LMPV listrik atau PHEV yang dijual.

    Toyota kini yang memegang pangsa terbesar di pasar mobil hybrid di Indonesia, sekaligus menempati posisi teratas dalam penjualan mobil hingga Juli lalu.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini