RiderTua.com – Di pasar Eropa, Cyclone RX2 dan QJMotor SRT 125 DX sama-sama menyasar pemegang lisensi A1 maupun pengguna mobil harian yang menginginkan motor adventure ringan. Keduanya dibekali mesin 125cc dengan tenaga 15 hp, suspensi long travel, dan posisi berkendara tegak yang nyaman di jalan aspal maupun jalur tanah ringan.
Namun, Cyclone RX2 lebih mengutamakan kesederhanaan dan harga yang kompetitif, sedangkan QJMotor SRT 125 DX menawarkan fitur elektronik yang lebih lengkap serta perlengkapan touring yang lebih premium.
▶Daftar Isi
Cyclone RX2: Adventure Ringan dengan Harga Lebih Terjangkau

Cyclone RX2 menggunakan mesin 1 silinder 124cc DOHC 4-klep pendingin cairan yang menghasilkan tenaga 15 hp pada 9.500 rpm dan torsi 11 Nm pada 7.500 rpm. Karakter mesinnya responsif pada putaran menengah hingga atas, sehingga nyaman digunakan untuk mobilitas harian maupun perjalanan luar kota.
Desainnya mengusung gaya adventure modern dengan windshield tinggi, spakbor depan panjang ala motor trail, tangki berotot, serta velg jari-jari berukuran 19 inci di depan dan 17 inci di belakang. Dibanding SRT 125 DX, tampilannya lebih sederhana tetapi tetap memberikan nuansa motor penjelajah.

Karakter berkendaranya mengutamakan keseimbangan antara penggunaan harian dan touring ringan. Suspensi long travel, posisi duduk yang tegak, serta bobot yang relatif ringan membuat RX2 mudah dikendalikan baik di jalan raya maupun jalur berbatu ringan.
Fitur yang ditawarkan meliputi lampu full LED, panel instrumen layar TFT, koneksi ponsel, navigasi, Mirror Link, ABS dual-channel, TCS, serta velg jari-jari. Keunggulan terbesar RX2 adalah harga yang lebih terjangkau dengan spesifikasi mesin yang tetap kompetitif. Di Eropa, Cyclone RX2 dipasarkan sebesar 3.490 Euro atau sekitar Rp 72,1 jutaan.
QJMotor SRT 125 DX: Adventure Premium dengan Fitur Lebih Lengkap

QJMotor SRT 125 DX mengandalkan mesin 1 silinder 125cc 4-klep pendingin cairan yang menghasilkan tenaga 15 hp pada 9.500 rpm dan torsi 12,5 Nm pada 7.500 rpm. Dibanding RX2, torsinya sedikit lebih besar sehingga akselerasi pada putaran bawah hingga menengah terasa lebih kuat, terutama saat membawa barang atau melintasi tanjakan.
Desain SRT 125 DX tampil lebih modern dengan inspirasi motor adventure berkapasitas besar, dilengkapi windshield tinggi, handguard, rak belakang, dan bodi yang lebih kekar. Dibanding RX2, tampilannya lebih premium dan siap untuk perjalanan touring.
Dalam penggunaan sehari-hari, SRT 125 DX menawarkan ergonomi yang nyaman, suspensi upside-down di depan, suspensi belakang yang dapat disetel, serta ground clearance tinggi sehingga lebih percaya diri saat melintasi jalan rusak maupun jalur tanah ringan.

Fitur yang tersedia meliputi layar TFT 5 inci dengan konektivitas smartphone, TPMS (Tire Pressure Monitoring System), ABS dual-channel, USB Type-A dan Type-C, lampu full LED, suspensi upside-down, serta rak belakang standar.
Keunggulan terbesar SRT 125 DX adalah kelengkapan fitur, kualitas suspensi, dan perlengkapan adventure yang lebih lengkap. Di Eropa, QJMotor SRT 125 DX dipasarkan sebesar 3.999 Euro atau sekitar Rp 82,6 jutaan.
Secara konsep, Cyclone RX2 cocok bagi pengendara yang mencari motor adventure ringan dengan harga terjangkau dan biaya kepemilikan rendah. Sebaliknya, QJMotor SRT 125 DX ditujukan bagi pengguna yang menginginkan motor 125cc dengan kelengkapan fitur setara motor adventure berkapasitas lebih besar.
| Aspek | Cyclone RX2 | QJMotor SRT 125 DX |
|---|---|---|
| Segmen | Motor adventure 125cc | Motor adventure 125cc |
| Mesin | 1 silinder 124cc DOHC 4-klep berpendingin cairan | 1 silinder 125cc DOHC 4-klep berpendingin cairan |
| Transmisi | Manual 6-percepatan | Manual 6-percepatan |
| Tenaga | 15 hp pada 9.500 rpm | 15 hp pada 9.500 rpm |
| Torsi | 11 Nm pada 7.500 rpm | 12,5 Nm pada 7.500 rpm |
| Suspensi Depan | Upside-down (USD) | Upside-down (USD) |
| Suspensi Belakang | Monoshock | Monoshock |
| Pengereman | Cakram | Cakram |
| Velg | Jari-jari, 19 inci depan & 17 inci belakang | Jari-jari, 21 inci depan & 18 inci belakang |
| Ban | 100/90 depan & 130/70 belakang | 90/90 depan & 120/80 belakang |
| Tangki | 14 liter | 13,5 liter |
| Bobot | 150 kg | 129 kg |
| Bagasi | Rak belakang standar untuk pemasangan boks | Rak belakang standar untuk pemasangan boks |
| Fitur | Lampu full LED, layar TFT, koneksi ponsel, navigasi, Mirror Link, TCS, ABS Dual-Channel | Lampu full LED, layar TFT 5 inci, konektivitas smartphone, TPMS, USB Type-A & Type-C, ABS Dual-Channel, rak belakang |
| Harga | 3.490 Euro (sekitar Rp 72,1 jutaan) | 3.999 Euro (sekitar Rp 82,6 jutaan) |












