RiderTua.com – Meski Yamaha sedang ‘struggle’ musim ini, namun Massimo Meregalli mengaku tidak perlu meyakinkan Jorge Martin dan Ai Ogura untuk bergabung dengan tim pabrikan Monster Energy Yamaha mulai 2027.
“Kami tidak perlu membujuk mereka. Kami sangat puas dengan pekerjaan yang sudah kami lakukan. Seperti yang dibayangkan, kami sangat bersemangat menyambut musim baru dengan banyak hal baru, bukan hanya soal line-up pembalap. Tetapi masih ada banyak balapan yang harus dijalani sebelum musim 2026 berakhir,” ujar manajer tim itu.
Massimo Meregalli (Yamaha): Kami Tak Perlu Membujuk Jorge Martin dan Ai Ogura Agar Bergabung dengan Kami
Memasuki paruh kedua musim 2026, pembalap terbaik Yamaha di klasemen masih dipegang Fabio Quartararo yang hanya berada di peringkat ke-14. Sementara dalam klasemen konstruktor, pabrikan berlogo garpu tala itu berada di peringkat paling bawah (peringkat 5) dari 5 pabrikan yang ikut MotoGP.

Di sisi lain, calon pembalapnya Jorge Martin saat ini memimpin klasemen dan unggul 14 poin atas Ai Ogura yang berada di peringkat 2. Ini artinya kalau Martin berhasil menjadi juara dunia musim ini, maka Yamaha bisa menempel No. 1 di motornya tahun depan ketika era baru di MotoGP dengan motor 850cc dan ban Pirelli mulai diberlakukan. Ini mengingatkan kita pada musim 2025, dimana Martin yang menjadi juara dunia 2024 bersama Ducati (di tim Pramac) membawa No. 1 ke Aprilia.
Tatkala Massimo Meregalli ditanya, apakah Yamaha sudah membayangkan menyambut juara bertahan ke garasi mereka musim depan? “Ya, tentu saja kami mempertimbangkan kemungkinan ini. Tetapi menurut saya, baik untuk pabrikan maupun untuk sebuah tim, lebih baik mendapatkan nomor 1 dari hasil kerja keras kami sendiri, bukan dibawa dari luar,” tegasnya.
Bos yang kerap disapa Maio itu menambahkan, “Kami sangat optimis menghadapi musim depan. Tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya, sekarang kami benar-benar fokus pada musim ini. Kami akan terus bekerja hingga akhir musim dan pembaruan aerodinamika terbaru ini bukanlah yang terakhir.”

Tahun depan hanya Toprak Razgatlioglu yang bertahan bersama Yamaha di tim Pramac. Karena Fabio Quartararo akan pindah ke Honda, sementara Alex Rins dan Jack Miller dikabarkan sedang mencari tempat di Superbike.
Dengan perubahan line-up pembalap musim depan dan hasil buruk dari M1 V4, apakah sulit menjaga motivasi pembalap yang akan pergi tahun depan? “Menurut saya mereka adalah pembalap profesional, seperti halnya kami adalah tim profesional. Target kami hanyalah mencoba meningkatkan performa dan mendapatkan hasil sebaik mungkin,” pungkas Meregalli.
Yamaha terakhir kali meraih juara dunia pada 2021 berkat Fabio Quartararo, sedangkan kemenangan balapan terakhir pabrikan yang bermarkas di Iwata Jepang itu terjadi di GP Jerman pada pertengahan musim 2022.













