Home MotoGP Casey Stoner: Marc Marquez Sangat Andal, Tapi Pedro Acosta Harus Lebih Sabar

    Casey Stoner: Marc Marquez Sangat Andal, Tapi Pedro Acosta Harus Lebih Sabar

    Marc Marquez - Pedro Acosta - Ducati Lenovo 2027
    Marc Marquez - Pedro Acosta - Ducati Lenovo 2027

    RiderTua.com – Casey Stoner menilai bahwa line-up tim pabrikan Ducati Lenovo untuk 2027 dengan Marc Marquez dan Pedro Acosta adalah duet tak terbantahkan yang sangat kuat. Marquez adalah juara dunia 9 kali dan Acosta juara dunia 2 kali. Keduanya punya gaya balap yang sangat agresif.

    “Ini adalah susunan pembalap yang tidak bisa kita bantah, sangat kuat. Marc sangat luar biasa dan bisa diandalkan. Kita sudah tahu apa yang berhasil dia raih. Dia adalah talenta yang luar biasa. Sepertinya tidak peduli seberapa parah cederanya, dia terus berjuang dan selalu menemukan cara untuk meraih hasil yang bagus,” jelas mantan pembalap asal Australia itu.

    Casey Stoner: Marc Marquez Sangat Andal, Tapi Pedro Acosta Harus Lebih Sabar

    Casey Stoner - Pedro Acosta
    Casey Stoner – Pedro Acosta

    Menurut Casey Stoner, Pedro Acosta adalah pembalap dengan bakat yang juga luar biasa. Tapi Stoner menilai bahwa rider berusia 22 tahun itu masih punya satu kelemahan yang harus diperbaiki. “Saya ingin melihat Pedro sedikit lebih sabar. Saya rasa ada beberapa pembalap di grid yang Pedro tidak suka jika berada di depannya. Jadi dia akan melakukan apa saja untuk menyalip mereka. Sikap ini bisa merugikannya dalam perebutan gelar dunia,” tegas Stoner.

    Mantan pembalap yang saat ini berusia 40 tahun itu melanjutkan, “Kalau ingin memenangkan gelar dunia, cara-cara seperti itu tidak akan berhasil. Seorang pembalap harus paham bahwa ada hari ketika kita tidak bisa menang dan mau tidak mau kita harus menerimanya.”

    “Saya yakin jika Acosta bisa sedikit lebih tenang, dia dapat menjadi ancaman nyata untuk para rivalnya. Terutama saat dia melakukan debutnya dengan Ducati, setelah sebelumnya kesulitan bersama KTM. Begitu kita melihat Pedro di atas Ducati, kita akan tahu kemampuannya yang sebenarnya,” imbuhnya.

    Casey Stoner - Marc Marquez
    Casey-Stoner – Marc-Marquez

    Tahun depan, tim pabrikan Ducati diperkuat dua pembalap Spanyol. Ini di luar kebiasaan, mengingat mereka selalu menempatkan satu pembalap Italia di dalam tim pabrikannya. Stoner menegaskan bahwa kewarganegaraan tidak mempengaruhi hasil di lintasan. Dulu Ducati juga pernah sukses bersama pembalap dari berbagai negara Troy Bayliss (Australia), Carl Fogarty (Inggris), dan Chaz Davies (Wales Britania Raya).

    “Kita tidak perlu memiliki kewarganegaraan yang sama untuk membangun hubungan kerja yang baik. Saya rasa, performa dan loyalitas adalah yang paling utama,” tegas Stoner.

    Stoner menyesalkan kepergian Pecco Bagnaia dari Ducati untuk pindah ke Aprilia tahun depan. “Saya benar-benar sangat sedih untuk Pecco, karena dia memang sangat kesulitan belakangan ini. Dari luar, saya bisa melihat bahwa motornya tidak sama lagi. Pecco adalah pembalap yang sangat halus dalam mengendalikan motor, tapi saya melihat motornya melakukan hal-hal yang seharusnya tidak terjadi,” ungkap juara dunia MotoGP 2 kali itu.

    Casey Stoner - Marc Marquez - Ducati Duel
    Casey-Stoner – Marc-Marquez – Ducati

    Stoner juga mengingatkan bahwa Francesco Bagnaia punya peran yang sangat besar dalam sejarah Ducati, karena dialah yang mempersembahkan gelar dunia pertama kepada Ducati sejak gelar dunia terakhir yang diraih Stoner pada 2007. “Saya harap dia menemukan motivasi baru, keluarga baru di Aprilia, dan bisa kembali ke performa terbaiknya dan mendapatkan kembali kepercayaan dirinya,” pungkasnya.

    Memasuki paruh kedua musim 2026 Jorge Martin memimpin klasemen dengan keunggulan 14 poin dari Ai Ogura (peringkat 2) dan 18 poin dari Marc Marquez (peringkat 3). Sementara Bagnaia hanya berada di peringkat 8.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini