RiderTua.com – Pedro Acosta sudah bersama KTM sejak dia berkompetisi di Red Bull Rookies Cup pada 2019, hingga naik ke Moto3, Moto2, dan MotoGP. Ini artinya rider asal Murcia Spanyol itu sudah menghabiskan karir balapnya selama 8 tahun bersama pabrikan asal Austria itu. Dalam kurun waktu tersebut dia sukses meraih 3 gelar dunia untuk KTM yakni menjadi juara dunia Red Bull Rookies Cup pada 2020, juara dunia Moto3 pada 2021, dan juara dunia Moto2 pada 2023. Tapi sejauh ini, Acosta belum meraih kemenangan pertamanya di MotoGP.
Namun perjalanan indahnya bersama KTM harus berhenti tahun depan. Acosta akan pindah ke tim pabrikan Ducati Lenovo dan menjadi rekan setim baru Marc Marquez. “Bukan rahasia lagi. Maksud saya, kami memang harus menerima kenyataan bahwa Pedro ingin meninggalkan kami, padahal dia sudah begitu lama bersama kami,” ujar Pit Beirer (Direktur motorsport KTM).
Bos KTM: Jelas Kami Kehilangan Pedro Acosta, Tapi Hidup Harus Terus Berjalan
Pit Beirer menambahkan, “Dia bersama kami sejak di Rookie Cup, lalu menjadi juara dunia Moto3 dan juara dunia Moto2. Saat kakinya patah hingga bisa balapan lagi, kami selalu mendampinginya. Kami sudah melalui begitu banyak hal bersama. Tapi seperti biasa, hidup harus terus berjalan.”

“Ada satu momen yang cukup bikin frustrasi dan sangat mengecewakan. Jujur kami sama sekali tidak pernah merencanakan penggantinya, karena kami benar-benar menaruh semua harapan padanya. Namun ibaratnya setiap kali satu pintu tertutup, pintu lain akan terbuka,” imbuh mantan pembalap asal Jerman itu.
Perumpamaan yang dimaksud Beirer adalah direkrutnya dua pembalap ‘bintang’ tim satelit Ducati yakni Alex Marquez dan Fabio di Giannantonio, yang akan menggantikan Pedro Acosta dan Brad Binder di tim pabrikan Red Bull KTM untuk 2027.
Beirer menjelaskan, “Alex dan Fabio adalah dua pembalap muda dengan keterampilan luar biasa di MotoGP. Apa yang bisa mereka lakukan sudah terbukti di lintasan. Semua orang dapat melihat hal yang sama seperti yang saya lihat.”
“Perkembangan mereka berdua sangat pesat. Musim ini mereka berdua kembali menunjukkan performa yang jelas. Bisa berkomunikasi, berdiskusi dan membuat kesepakatan dengan mereka, sungguh menyegarkan bagi kami. Jadi secara keseluruhan, kami sangat antusias menyambut musim depan,” lanjutnya.
Perubahan line-up pembalap KTM yang baru bertepatan dengan perubahan teknis besar di MotoGP, dengan motor 850cc dan ban Pirelli mulai 2027. “Kami rasa, era 850cc ini adalah awal yang sempurna untuk KTM. Karena dalam keseluruhan proyek sejauh ini, kami tidak pernah punya kesempatan untuk benar-benar memikirkan ulang semuanya dan membuat perubahan besar, misalnya dalam karakteristik motor,” jelas Beirer.
Beirer menambahkan, “Biasanya, motor hanya dikembangkan sedikit demi sedikit dari model sebelumnya. Tetapi sekarang, semua pengalaman yang kami kumpulkan dari dua generasi motor MotoGP KTM selama ini, kami rangkum ke dalam proyek motor 850cc. Tetapi motor 850cc juga membutuhkan pembalap yang sangat kuat. Dan saya rasa, sekarang paket kami semakin lengkap. Kami benar-benar tak sabar menantikannya.”

Setelah paruh pertama selesai, Acosta berada di peringkat 7 dengan perolehan 148 poin dalam klasemen. Usai DNF di Sachsenring, Diggia dan Alex Marquez masing-masing turun ke peringkat 5 dan 9. Sementara Brad Binder yang tahun depan kehilangan tempat di MotoGP kemungkinan besar akan pindah ke WSBK.












