RiderTua.com – Sebagai seorang rookie, perkembangan Diogo Moreira di MotoGP terbilang cukupp bagus mengingat motor yang ditungganginya belum kompetitif seperti rival lainnya. Pada sprint race di Sachsenring akhir pekan lalu, rider tim LCR Honda itu menjadi pembalap RC213V terbaik dengan finis di posisi ke-10 tanpa poin. Dan dalam race hari Minggu, Luca Marini finis di posisi ke-8 sementara Moreira ke-11. Joan Mir dan Cal Crutchlow sama-sama DNF alias gagal finis.
Dalam race hari Minggu, Moreira harus menjalani hukuman turun 3 posisi di grid start karena melambat di racing line selama sesi pra kualifikasi hari Jumat. Bagaimana jalannya balapan? “Sangat panjang, 30 lap terasa lama. Ketika saya melirik pit board selama balapan, terlihat masih ada 22 lap lagi. Saya langsung berpikir, balapan ini akan sangat panjang. Bagaimanapun, saya tetap fokus dan berusaha untuk tidak melakukan kesalahan. Saya rasa kami berhasil mengelola balapan dengan baik. Saya start dari belakang, dan sangat sulit menyalip di sini. Ban saya juga terlalu panas. Namun, kami berhasil melewatinya dan ini adalah balapan yang bagus untuk kami,” ujar rider berusia 22 tahun itu yang berhasil mencetak 5 poin dalam race utama itu.
Diogo Moreira: Tetap di LCR atau Pindah ke Tim Pabrikan Honda? Semuanya akan Diputuskan di Silverstone

Mulai GP Jerman, jarak antar posisi di grid start berubah dari 3 meter menjadi 4 meter atau setiap baris ditingkatkan dari 9 meter menjadi 12 meter. Keputusan ini diambil demi keselamatan dan mengurangi risiko saling bersenggolan saat masuk tikungan pertama yang krusial.
Diogo Moreira mengaku tidak terlalu senang dengan aturan baru tersebut. “Dulu, saya mampu melakukan start yang bagus dengan beberapa manuver yang luar biasa. Sekarang dengan aturan grid yang baru, hal ini menjadi sangat sulit. Jadi saya hanya berusaha untuk tetap tenang di beberapa lap pertama dan tidak melakukan kesalahan. Saya ingin bertarung melawan Brad Binder, tetapi saya sudah mencapai batas kemampuan saya. Secara keseluruhan, ini adalah akhir pekan yang sulit bagi kami,” jelasnya.
Setelah menjalani 11 seri musim 2026, Moreira berada di peringkat 15 dengan mengumpulkan 48 poin atau terpaut 31 poin dari Luca Marini yang berada di peringkat 11 sekaligus menjadi rider Honda terbaik di klasemen. Sejauh ini hasil terbaiknya adalah finis di posisi ke-9 dalam race yang kacau di Catalunya beberapa waktu yang lalu.

“Ini adalah balapan akhir pekan ke-11. Kami sendiri cukup terkejut, karena sudah bisa tampil sekompetitif ini. Masih ada beberapa pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi kami berada di jalur yang benar,” tegas rekan setim Johann Zarco yang absen dalam beberapa seri karena cedera itu.
Moreira menandatangani kontrak berdurasi 3 tahun dengan Honda. Berkat performa impresifnya musim ini, mungkin saja dia akan dipromosikan ke tim pabrikan pada 2027 dan menjadi rekan setim baru Fabio Quartararo yang baru saja bergabung (sejauh ini belum dikonfirmasi secara resmi).
Apakah akan ada pengumuman resmi soal ini dalam waktu dekat atau selama liburan musim panas? “Saya tidak tahu. Tapi kami akan membahasnya selama liburan musim panas. Saya rasa semuanya akan diputuskan di Silverstone,” pungkasnya sambil mengangkat bahu.












