RiderTua.com – Sachsenring emang beneran kayak ‘rumah kedua’ buat Marc Marquez. Pembalap Ducati ini tampil super dominan dan sukses keluar sebagai juara di MotoGP Jerman 2026. Nggak cuma sekadar menang, podium pertama kali ini juga bikin Marquez resmi cetak sejarah baru! Dia berhasil samai rekor kemenangan milik legenda balap dunia, Giacomo Agostini…
Pasalnya, ini adalah kemenangan ke-10 Marquez di Sachsenring khusus untuk kelas MotoGP. Catatan mengesankan ini bikin dia sejajar sama Agostini, yang sebelumnya juga pernah megang rekor 10 kali menang di satu sirkuit yang sama, tepatnya di Sirkuit Imatra, Finlandia.
▶Daftar Isi
Tak Terbendung di Sachsenring, Marc Marquez Kini Sejajar dengan Giacomo Agostini

Dominasi Marc sepanjang akhir pekan memang sudah terlihat sejak awal. Berstatus sebagai juara dunia bertahan, ia mampu jaga performanya hingga balapan utama dan tuntaskan tugas tanpa memberi kesempatan kepada para pesaing untuk ambil alih kendali lomba.
Di belakang Marc Marquez, dua pebalap Trackhouse Aprilia berhasil melengkapi podium. Ai Ogura finis di posisi kedua, sementara Raul Fernandez amankan tempat ketiga. Hasil tersebut sekaligus hadirkan akhir pekan yang sangat positif bagi tim Trackhouse dengan tempatkan dua pembalapnya naik podium pada Grand Prix Jerman.
Tak hanya hadirkan catatan bersejarah di lintasan, MotoGP Jerman 2026 juga mencatat antusiasme luar biasa dari para penggemar. Sepanjang akhir pekan, sekitar 261.000 penonton memadati Sachsenring, sekaligus jadi rekor jumlah pengunjung baru untuk ajang tersebut. Pada hari balapan, sekitar 98.000 penonton hadir langsung saksikan aksi para pebalap di tribun.

Kemenangan ini juga memiliki arti tersendiri dalam perjalanan karier Marc Marquez. Selain menyamai rekor sepuluh kemenangan MotoGP di satu sirkuit, ia kini juga samai total 13 kemenangan Grand Prix Jerman di semua kelas, sebuah rekor yang sebelumnya dipegang sendiri oleh Giacomo Agostini.
Bagi Marc, pencapaian tersebut jadi momen yang sangat spesial. Ia ngaku datang ke Sachsenring dengan target yang jelas, yakni memanfaatkan salah satu lintasan terbaiknya untuk meraih poin maksimal dalam persaingan perebutan gelar juara dunia.
“Saya sangat bahagia! Ini adalah akhir pekan yang spesial,” ujar Marc Marquez.
Pebalap asal Spanyol itu menjelaskan bahwa sejak hari Kamis dirinya sudah memiliki pendekatan yang sangat jelas hadapi putaran Jerman.
“Saya benar-benar fokus karena seperti yang saya katakan pada hari Kamis, jika ingin tetap memiliki peluang dalam perebutan gelar juara dunia, saya harus menyerang di sini.”
Strategi tersebut akhirnya berjalan sesuai rencana. Marc mampu ubah peluang jadi kemenangan sekaligus mempertegas dominasinya di Sachsenring, sirkuit yang selama bertahun-tahun identik dengan namanya.
“Dan itulah yang saya lakukan. Faktanya, kami harus menyerang ketika merasa sedang kuat. Saya sangat senang bisa meraih sepuluh kemenangan MotoGP di Sachsenring. Itu adalah angka yang spesial. Terima kasih banyak kepada seluruh penonton dan semua penggemar!” tutup Marc Marquez.
BACA SELENGKAPNYA: Jalannya Balapan MotoGP Jerman 2026 👇

Jalannya Balapan Lap demi Lap 🏁:
Marc Marquez langsung ambil alih jalannya balapan sejak lap pertama. Pebalap tersebut melesat ke posisi terdepan, diikuti Alex Marquez di urutan kedua. Sementara itu, perebutan posisi di belakang berlangsung cukup dinamis. Raul Fernandez menyalip rekan setimnya untuk naik ke posisi ketiga, sedangkan Ai Ogura berhasil melewati Fabio Di Giannantonio yang kemudian kembali kehilangan satu posisi setelah disalip Raul. Jorge Martin awali lomba di posisi keenam, sementara Fabio Quartararo turun ke posisi kesembilan usai dilewati Martin dan Pedro Acosta.
Memasuki lap-lap awal, tiga posisi terdepan tak alami perubahan. Marc Marquez terus memimpin di depan Alex Marquez dan Raul Fernandez. Di belakang mereka, Di Giannantonio terus menempel Ogura dengan selisih hanya 0,1 detik, sementara Acosta memperbaiki posisinya ke urutan ketujuh setelah menyalip Francesco Bagnaia. Pada lap ketiga, Alex Marquez sempat mencatatkan lap tercepat, sedangkan Acosta mulai memberikan tekanan kepada Martin dengan jarak hanya 0,1 detik.
Perubahan penting terjadi pada lap keempat. Marc Marquez membalas dengan cetak lap tercepat, sementara Acosta berhasil merebut posisi keenam dari Martin. Di saat yang sama, Di Giannantonio alami kecelakaan di tikungan 10 sehingga harus akhiri perjuangannya.
Sejak saat itu, Marc Marquez perlahan mulai membangun keunggulan. Pada lap keenam ia unggul 0,4 detik atas Alex Marquez, sementara Alex memiliki selisih yang sama atas Raul Fernandez. Raul sendiri mulai menjauh dari Ogura dengan keunggulan 0,6 detik. Hingga lap kedelapan, komposisi tiga besar masih bertahan, dengan Marc terus menjaga jarak di depan adiknya.
Balapan berubah lagi pada lap kesembilan ketika Alex Marquez terjatuh di tikungan 13. Insiden tersebut membuat Raul Fernandez naik ke posisi kedua dan Ai Ogura mengisi posisi ketiga. Sejak saat itu Marc Marquez mulai memiliki ruang lebih besar di depan. Pada lap kesepuluh ia sudah unggul 1,3 detik atas Raul, dan keunggulan tersebut terus bertambah dalam beberapa lap berikutnya.
Di belakang perebutan podium, Pedro Acosta tampil konsisten. Setelah naik ke posisi keenam, ia terus memperlebar jarak dari Jorge Martin. Selisih yang semula hanya lebih dari satu detik berkembang jadi 3,1 detik pada lap ke-16 dan terus meningkat hingga mencapai 4,5 detik pada lap ke-20. Meski Martin sempat sedikit memangkas selisih pada lap ke-21, Acosta tetap mempertahankan posisi keempat.
Persaingan menarik justru terjadi dalam perebutan podium. Setelah lama membayangi Raul Fernandez, Ai Ogura mulai memangkas jarak hingga hanya terpaut 0,3 detik pada lap ke-20. Tekanan itu terus berlanjut hingga lap ke-24 ketika Ogura nyaris mengambil alih posisi kedua, namun masih belum berhasil. Kesabaran Ogura akhirnya terbayar pada lap ke-25 setelah ia sukses menyalip Raul Fernandez dan merebut posisi kedua.
Sementara itu, duel lain terjadi di kelompok tengah. Francesco Bagnaia terus menekan Jorge Martin dalam perebutan posisi kelima sejak lap-lap akhir, namun hingga lap terakhir Martin tetap mampu mempertahankan posisinya. Enea Bastianini juga tampil progresif dengan naik ke posisi ke-11 setelah menyalip Diogo Moreira, lalu kembali memperbaiki posisi ke-10 usai melewati Brad Binder. Sebaliknya, Jack Miller kehilangan beberapa posisi secara beruntun hingga turun ke urutan ke-12. Di bagian belakang, Cal Crutchlow sempat merebut posisi ke-15 dari Toprak, tetapi kemudian terjatuh di tikungan 3 pada lap ke-22. Maverick Vinales juga gagal menyelesaikan balapan setelah masuk pit pada lap ke-27.
Memasuki lap terakhir, Marc Marquez tetap memegang kendali penuh. Ai Ogura sudah tak mampu memangkas selisih yang mencapai 1,9 detik, sementara Raul Fernandez mengamankan posisi ketiga. Di belakang mereka, duel Martin dan Bagnaia untuk posisi kelima terus berlangsung hingga garis finis tanpa perubahan posisi.
Marc Marquez akhirnya menuntaskan balapan dengan kemenangan setelah memimpin sejak lap pertama hingga finis. Ai Ogura menutup lomba di posisi kedua berkat manuvernya atas Raul Fernandez pada fase akhir balapan, sedangkan Raul melengkapi podium di posisi ketiga. Pedro Acosta finis keempat setelah tampil konsisten sepanjang lomba, sementara Jorge Martin mempertahankan posisi kelima meski terus mendapat tekanan dari Francesco Bagnaia hingga lap terakhir.

Buat Marc Marquez, kemenangan di MotoGP Jerman 2026 ini bukan cuma soal nambahin koleksi trofi di lemarinya. Hasil manis ini resmi bikin dia ‘duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi’ dengan salah satu legenda terbesar dalam sejarah balap motor dunia, Giacomo Agostini. Berikut ini hasil selengkapnya setelah race MotoGP Jerman 2026 digelar….
Hasil Race MotoGP Jerman 2026
| Pos | Nat | Rider | Team | Best Lap | Time/Gap |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 🇪🇸 | Marc Marquez | Lenovo Team | 1:22.847 | 40:53.148 |
| 2 | 🇯🇵 | Ai Ogura | Trackhouse Racing | 1:22.866 | +1.996 |
| 3 | 🇪🇸 | Raul Fernandez | TrackHouse Racing | 1:23.515 | +5.104 |
| 4 | 🇪🇸 | Pedro Acosta | Red Bull KTM | 1:23.496 | +7.684 |
| 5 | 🇪🇸 | Jorge Martin | Aprilia Racing | 1:22.604 | +11.372 |
| 6 | 🇮🇹 | Francesco Bagnaia | Lenovo Team | 1:22.447 | +11.495 |
| 7 | 🇫🇷 | Fabio Quartararo | Monster Energy | 1:22.605 | +17.560 |
| 8 | 🇮🇹 | Luca Marini | Honda HRC Castrol | 1:22.846 | +18.683 |
| 9 | 🇮🇹 | Enea Bastianini | Tech3 KTM | 1:22.509 | +19.140 |
| 10 | 🇿🇦 | Brad Binder | Red Bull KTM | 1:23.594 | +22.137 |
| 11 | 🇧🇷 | Diogo Moreira | LCR Pro Honda | 1:23.521 | +22.280 |
| 12 | 🇦🇺 | Jack Miller | Pramac Yamaha | 1:24.701 | +26.154 |
| 13 | 🇮🇹 | Franco Morbidelli | Pertamina VR46 | 1:24.544 | +30.910 |
| 14 | 🇪🇸 | Alex Rins | Monster Energy | 1:23.162 | +31.511 |
| 15 | 🇹🇷 | Toprak Razgatlioglu | Pramac Yamaha | 1:24.107 | +38.122 |
| NC | 🇪🇸 | Maverick Vinales | Tech3 KTM | 1:27.932 | – |
| NC | 🇬🇧 | Cal Crutchlow | LCR Honda Castrol | 1:23.511 | – |
| NC | 🇪🇸 | Alex Marquez | Gresini Racing | 1:21.651 | – |
| NC | 🇪🇸 | Joan Mir | Honda HRC Castrol | 1:21.922 | – |
| NC | 🇮🇹 | Fabio Di Giannantonio | Pertamina VR46 | 1:21.295 | – |

Di depan puluhan ribu fans yang madetin Sachsenring, Marc bener-bener nunjukin lagi kenapa sirkuit ini selalu jadi panggung favorit di sepanjang kariernya. Kemenangan gokil ini jelas makin membakar semangatnya sekaligus ngejaga momentum penting buat terus bersaing dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.
Baca Klasemen lengkap: Klasemen Usai Race MotoGP Jerman 2026: Ai Ogura Salip 2 Rival, Marc Marquez Terus Menekan Martin

Klasemen Usai Race MotoGP Jerman 2026📌












