RiderTua.com – Dengan catatan waktu 1:19.394 menit Marc Marquez berhasil menjadi pembalap tercepat dalam sesi pra kualifikasi Jumat sore di Sachsenring. Rider Ducati Lenovo itu unggul 0,166 detik atas Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia) yang mengamankan posisi ke-2 dan unggul 0,280 atas rekan sesama Ducati Fabio Di Giannantonio yang berada di posisi ke-3.
Marquez sempat terjatuh di Tikungan 3, yang menurutnya dipicu adanya gundukan di aspal. “Itu kesalahan saya, karena saya tidak menganalisis crash di tempat itu yang terjadi di Moto2 dengan lebih teliti. Di Moto2, dua atau tiga pembalap terjatuh di sana. Awalnya saya pikir penyebabnya berbeda. Tapi ternyata gundukannya cukup besar, bahkan permukaan aspalnya sedikit terangkat. Kita tidak bisa mengambil racing line normal, kita harus mengambil racing line sedikit lebih lebar,” jelas juara dunia 9 kali itu.
Marc Marquez Kritik Sirkuit Sachsenring: Bagian Aspal yang Bermasalah Harus Diperbaiki

Karena motornya tidak mengalami kerusakan yang berarti, Marc Marquez bisa melanjutkan latihan setelahnya. Dia mengkritik kondisi lintasan di Sachsenring, yang selama ini sangat mudah ditaklukkannya. “Jika melewati gundukan itu saat motor miring, kita akan jatuh. Solusinya cukup sederhana. Tidak perlu mengaspal ulang seluruh lintasan, cukup memperbaiki bagian aspal yang bermasalah itu saja,” tegas rider berusia 33 tahun itu.
Mulai TT Belanda, hole-shot device dilarang digunakan. Dan mulai GP Jerman, jarak antar baris start akan ditambah menjadi 12 meter dari sebelumnya hanya 9 meter. “Dibandingan dengan Assen, hal tersebut tidak akan banyak berpengaruh di Sachsenring. Karena karakter sirkuit terpendek (3,671 km) di kalender MotoGP itu, lebih banyak membutuhkan hard braking,” ungkap Marquez.
Sebagai ‘Raja Sachsenring’, apa kesan Marquez setelah menjalani lap pertama di sana? “Memang terasa mudah bagi saya, tetapi pada lap kedua saya sudah mendarat di gravel,” pungkas pemenang 101 balapan di semua kelas itu.

Marquez juga mengungkapkan bahwa sejak awal tahun hingga sebelum balapan di Hungaria, dia menghabiskan banyak waktu untuk menjalani fisioterapis. Tapi usai terjatuh di Assen, dia lebih banyak berlatih di gym. Hasilnya, lengan kanannya tidak mengalami peradangan lagi. Tapi dampaknya, sisi kiri tubuhnya justru yang terasa sakit.
Saat ini Marquez menempati peringkat 5 dengan perolehan 153 poin tertinggal 40 poin dari pemimpin klasemen yang baru Jorge Martin (Aprilia). Dengan 12 seri atau 24 balapan yang masih tersisa, ditambah kondisi fisik yang semakin membaik, Marquez kembali dalam persaingan untuk meraih sekaligus mempertahankan gelar dunia musim ini.












