RiderTua.com – Marco Bezzecchi harus menerima hukuman dari FIM Stewards di sela-sela FP1 MotoGP Belanda 2026. Pembalap Aprilia Racing itu dijatuhi denda sebesar 2.000 euro atau sekitar Rp40,8 juta setelah melakukan pelanggaran saat sesi latihan start di Sirkuit Assen, Jumat (26/6/2026).
Keputusan tersebut diumumkan melalui dokumen resmi bertajuk’Notification of Sanction’ yang diterbitkan oleh panel steward MotoGP. Dalam surat itu dijelaskan bahwa pelanggaran terjadi pada pukul 11.38 waktu setempat, tepat saat sesi latihan start setelah Practice MotoGP berlangsung.
Marco Bezzecchi Kembali Langgar Aturan Start, Steward MotoGP Langsung Jatuhkan Denda
Masalahnya bukan karena Bezzecchi melakukan start latihan, melainkan posisi motornya saat menjalani prosedur tersebut. Menurut penjelasan steward, latihan start hanya boleh dilakukan ketika tidak ada motor lain yang sedang diam di depan pembalap.
Aturannya cukup jelas. Pembalap yang tiba lebih dulu di area latihan start harus berada di posisi paling depan. Setelah itu, pembalap yang datang berikutnya wajib mengantre di belakangnya dan seterusnya. Dengan kata lain, seorang rider tidak diperbolehkan melewati motor lain yang sudah lebih dulu berhenti, lalu mengambil posisi di depannya.
Namun, tindakan Bezzecchi dinilai tidak sesuai dengan instruksi yang telah diberikan kepada seluruh tim dan pembalap MotoGP. Karena itulah, rider bernomor 72 tersebut dianggap melanggar Pasal 3.3.2.2 Regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM.

Panel steward kemudian menjatuhkan sanksi berupa denda sebesar 2.000 euro (Rp 40,8 juta). Dalam dokumen tersebut juga disebutkan bahwa ini merupakan pelanggaran kedua yang dilakukan Bezzecchi terkait prosedur serupa.
Kalimat “second offence” atau pelanggaran kedua menjadi poin penting dalam keputusan tersebut. Artinya, Bezzecchi sebelumnya pernah melakukan kesalahan yang sama sehingga kali ini steward memutuskan untuk memberikan hukuman finansial.

FIM juga menegaskan bahwa keputusan ini diambil tanpa sidang, sesuai ketentuan pada Pasal 3.8 Regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix. Selain itu, keputusan steward dinyatakan final berdasarkan Pasal 3.7.2.1, sehingga tidak ada proses banding lebih lanjut.
Bagi Bezzecchi sendiri, hukuman ini tidak memengaruhi hasil catatan waktunya di Assen maupun posisi start untuk balapan akhir pekan nanti. Sanksi yang diberikan murni berupa denda finansial karena pelanggaran prosedur saat latihan start.
Meski demikian, kasus ini menjadi pengingat bahwa regulasi MotoGP tidak hanya mengatur insiden di lintasan ketika balapan berlangsung, tetapi juga detail-detail kecil di luar sesi utama. Prosedur latihan start yang terlihat sederhana pun tetap diawasi secara ketat oleh steward demi menjaga keselamatan dan ketertiban seluruh pembalap di area lintasan.
Bagi Aprilia Racing, insiden ini tentu bukan kabar yang diharapkan di tengah persiapan menghadapi seri Belanda. Namun, karena hanya berujung pada hukuman denda, fokus tim diperkirakan tidak akan terganggu dan Bezzecchi tetap bisa melanjutkan akhir pekan balapannya seperti biasa di Assen.






