RiderTua.com – Berselang 5 hari usai kasus pemukulannya terhadap seorang marshal di Brno, Marco Bezzecchi mengaku masih belum bisa move-on atas kejadian tersebut. Dalam jumpa pers di Assen, rider tim pabrikan Aprilia itu mengatakan, “Itu adalah tindakan buruk yang saya lakukan. Saya tidak menangani situasi dengan benar. Saya masih merasa buruk, bukan untuk diri saya sendiri, tetapi untuk tim saya dan seluruh Aprilia, terutama juga untuk marshal yang paling terdampak oleh kejadian tersebut.”
Mengapa Bezzecchi tidak langsung minta maaf hari itu juga? “Saya sengaja menunggu beberapa saat, karena saya tidak ingin orang berpikir saya hanya meminta maaf untuk menghindari hukuman. Kami ngobrol sebentar, kami berdua menangis. Di saat yang buruk, itu adalah momen yang indah bagi saya, momen yang mengangkat beban berat dari pundak saya,” jawab rider asal Rimini Italia itu menyesal.
Marco Bezzecchi: Pecco Menjadi Rekan Setim? Akan Terasa Aneh Berbagai Garasi Dengannya!

Soal hukuman skorsing yang diterimanya, Marco Bezzecchi mengatakan, “Saya mengerti. Hukuman ini memang pantas, saya menerima semuanya. Ini pelajaran penting untuk saya. Pelajaran itu langsung saya dapatkan, ketika Stewards memberi tahu saya keputusan hukuman tersebut.”
Menjelang TT Belanda di Assen, Aprilia mengumumkan secara resmi bahwa Pecco Bagnaia telah menandatangi kontrak berdurasi 4 tahun sekaligus mulai 2027 hingga akhir 2030. Seperti yang diketahui, Pecco adalah salah satu sahabat dekat Bezzecchi yang kebetulan satu perguruan di VR46 Riders Academy milik legenda MotoGP Valentino Rossi.
“Saya senang untuk Pecco, untuk tim, dan juga untuk pabrikan. Akan terasa aneh berbagi garasi dengannya, karena pada akhirnya kami selalu menjadi rival dan akan selalu begitu. Saat ini suasana di dalam Aprilia tetap kondusif, begitu pula hubungan saya dengan Jorge Martin (rekan setimnya saat ini),” ujar rider berjuluk Simply The Bezz itu.
Selama tes hari Senin di Brno, Bezzechi melahap sekitar 50 hingga 60 lap dengan Aprilia bermesin 850cc terbaru yang akan digunakan mulai 2027. Menurutnya, hari itu menjadi salah satu hari terbaiknya di atas motor.
Mulai TT Assen, perangkat holeshot dihapus dari MotoGP. “Dari segi keselamatan, ini akan lebih baik. saya rasa bagus karena mereka berani membuat keputusan yang tegas,” pungkas MarcoBezz, yang saat ini masih memimpin klasemen namun hanya unggul 8 poin dari Martin.
Tes motor 850cc dan ban Pirelli dengan pembalap reguler MotoGP akan kembali digelar usai GP Austria (Red Bull Ring) dan usai balapan final musim di Valencia (sirkuit Ricardo Tormo).







