Home MotoGP Jorge Martin dan Raul Fernandez Tidak Akur Sejak Kecil, SUKA NGAMBEK..!

    Jorge Martin dan Raul Fernandez Tidak Akur Sejak Kecil, SUKA NGAMBEK..!

    Raul Fernandez - Jorge Martin
    Raul Fernandez - Jorge Martin

    RiderTua.com – Jorge Martin ngamuk di garasi Aprilia usai crash pada start ke-3 di MotoGP Catalunya hari Minggu kemarin. Dia frustrasi. Saat dirinya bertarung untuk mencetak poin penuh dengan meraih kemenangan atau setidaknya finis ke-2 dalam balapan, tiba-tiba dia bersenggolan dengan Raul Fernandez di lap pembuka yang membuat keduanya mendarat ke gravel. Dia berusaha melanjutkan balapan tapi pada akhirnya kembali ke pit, sementara Raul mampu lanjut balapan meski finis di barisan belakang.

    Setelah tampil luar biasa dan tak terkalahkan di GP Prancis, balapan akhir pekan di Barcelona berakhir tragis. Tak hanya gagal mencetak poin dalam 2 balapan, juara dunia MotoGP 2024 itu mengalami 5 kali crash dalam 3 hari. Bukan itu saja, saat tes hari Senin di trek yang sama, Martin kembali crash dan kali ini sampai dilarikan ke rumah sakit. Meski mengalami cedera pada sikunya, namun dokter memastikan tidak ada patah tulang.

    Jorge Martin dan Raul Fernandez Tidak Akur Sejak Bocil

    Oscar Haro adalah salah satu sosok yang berpengalaman di paddock setelah selama 2 dekade menjabat sebagai manajer tim LCR Honda. Dia membocorkan obrolannya saat berada di garasi Aprilia.

    Aleix Espargaro - Jorge Martin - Raul Fernandez
    Aleix Espargaro – Jorge Martin – Raul Fernandez

    “Saya sempat ngobrol dengan orang-orang Aprilia. Mereka menjelaskan mengapa Jorge merusak windshield motornya saat menang Sprint di Austin. Mereka mengatakan bahwa ‘Jorge itu tipe orang yang menyimpan tekanan besar dalam dirinya dan tidak bisa diam’. Kalau melihat kesehariannya, dia benar-benar hiperaktif dan selalu gelisah. Kalau kata ibu saya, sedikit nakal. Orang seperti itu harus sangat fokus saat mengendarai motor. Dan ketika melewati garis finis, semua tekanan akhirnya keluar dalam bentuk ledakan emosi. Makanya dia sampai memukul windshield hingga hancur,” jelas Haro dengan gamblang.

    Menurut Haro, situasi ‘chaos’ di Catalunya benar-benar melampaui kemampuan Martin dalam mengendalikan tekanan. “Menjadi pemimpin klasemen jelas sangat berat. Dia tiba di Montmelo dengan hanya selisih 1 poin untuk memimpin klasemen, di mana Marc Marquez tidak balapan, dan dia harus membuat ‘pernyataan besar’ dengan merebut puncak klasemen. Menurutku itu terlalu berat untuknya,” imbuhnya.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Ketika pembalap terlalu memaksakan diri, maka banlah yang menjadi korban pertamanya. Martin terlalu banyak mengambil risiko dengan terus menerus menekan bagian depan RS-GP pada beberapa kesempatan dan akhirnya harus membayarnya dengan sangat mahal.

    Jorge Martin - Raul Fernandez
    Jorge Martin – Raul Fernandez

    Duel antara Martin dan Raul Fernandez pada race hari Minggu di Barcelona menimbulkan kontroversi. Usai 2 kali red flag karena insiden Alex Marquez yang mengalami crash horor di start pertama dan crash yang dialami Johann Zarco di start kedua, para pembalap harus restart untuk ketiga kalinya. Di lap pembuka, Raul mencoba masuk dari sisi dalam di tikungan ‘Seat’. Celahnya sangat sempit, kedua Aprilia itu pun bersenggolan. Martin oleng lalu terjerembab ke gravel. Dia bangkit dan awalnya ingin melanjutkan balapan, namun akhirnya masuk pit dan tidak lanjut balapan.

    Usai balapan, kedua pembalap memberikan keterangan yang sangat berbeda. Raul Fernandez sangat kesal dengan perilaku Martin di lintasan dan mengkritik cara Martin mengambil racing line pada momen tersebut. “Dia bisa melihat saya dengan jelas, karena saat dia memiringkan motornya, dia meluruskan motornya dan kemudian justru memiringkannya lagi. Melihat rekaman video dan data telemetri, saya semakin tidak puas dengan apa yang dia lakukan, karena saya rasa itu tidak sepenuhnya fair,” tegas pembalap Trackhouse itu kesal.

    Sementara itu Martin tidak menyembunyikan kemarahannya, meskipun dia lebih memilih untuk diam. “Itu sesuatu yang sudah saya duga dan akhirnya benar-benar terjadi. Itulah sebabnya saya frustrasi. Mengapa saya sudah menduganya? Saya rasa sudah terlalu banyak bicara. Kita bisa melihatnya dengan jelas di TV, saya tidak perlu menambahkan apa pun lagi. Apakah dia pantas mendapat penalti? Saya tidak bisa memutuskan itu. Karma itu ada,” tegas Martinator memperingatkan.

    Raul Fernandez
    Raul Fernandez

    BTW, ketegangan antara kedua pembalap asal Madrid itu sebenarnya bukanlah hal baru. Kisah ini bermula jauh sebelum itu, ketika mereka berdua masih anak-anak dan mulai berkompetisi di lintasan tanah di Spanyol tengah.

    Oscar Haro sendiri sangat tahu kisah ini karena dia menyaksikan sendiri masa-masa awal mereka. “Dulu, ketika saya pergi latihan motocross bersama Raul Fernandez lalu melihat Jorge ada disana, saya malah tidak ingin ikut. Dan saat itu Raul berusia 14 atau 15 tahun,” kenang Haro.

    Persaingan mereka ternyata begitu kuat hingga memengaruhi sesi latihan harian, dan membuat orang-orang di sekitar mereka harus mengambil keputusan untuk menghindari masalah. “Kami datang ke sirkuit dan ternyata di sana ada Jorge Martin, lalu langsung terdengar ‘ayo, kita pergi dari sini’. Dan saya sampai bertanya, ‘apa yang terjadi?’ Mereka punya rivalitas yang nyata karena saat itu mereka berdua dalam fase yang sama, meskipun Jorge sedikit lebih tua dan sudah berada di tim lain. Persaingan mereka sangat panas, mereka sama sekali tidak akur. Kalau sekarfang saya tidak tahu, saya berbicara ketika mereka masih anak-anak,” pungkas Haro.

    Jorge Martin
    Jorge Martin

    Ikuti debat seru di FP MotoGPCrash – 😱GAK HERANNN‼️ Ternyata Musuh Bebuyutan Sejak Bocil🔥SUKA NGAMBEK.. Oscar Haro Bongkar Dendam Lama Raul Fernandez pada Jorge Martin..🤭

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini