RiderTua.com – Melihat persaingan Ducati-Aprilia, cedera bahu Marc Marquez menimbulkan kekhawatiran di kubu tim merah..di sisi lain Martin yang sebelumnya cedera, kini sudah fit 100%.. Aprilia turun dengan kekuatan penuh..!
Ducati merasa musim MotoGP 2026 belum sesuai target. Meskipun tim satelit mereka lebih gacor dengan Alex Marquez dan tim satelit Gresini meraih kemenangan.. Namun itu hanya sekali dalam empat balapan. Marc Marquez dan Pecco Bagnaia kesulitan mengendarai Desmosedici GP26. Di mana masing-masing berada di posisi ke-5 dan ke-9 dalam klasemen. Gigi Dall’Igna mencoba melihat sisi positif yang mungkin dengan bekal data tim satelitnya yang lebih ngacir, akan kembali mencoba membendung kecepatan Aprilia…
▶Daftar Isi
Ducati Lagi Seret, Bahu Marc Marquez Bikin Deg-degan

Libur sekitar satu bulan (Qatar dibatalkan) sepertinya memberikan kesempatan bagi Ducati untuk mempersiapkan diri bagi teknisi. Sementara bengkel manusia juga berperan bagi Marc Marquez sebagai kesempatan menyembuhkan diri setelah crash di Texas. Namun, hampir tidak ada yang berubah bagi tim pabrikan Borgo Panigale, yang berjuang dengan keausan ban yang cepat. Dua kemenangan Sprint juara dunia sembilan kali di Brasil dan Spanyol adalah satu-satunya secercah harapan di garasi Ducati sejauh ini.
Pada balapan panjang Minggu di Jerez, kedua pembalap tim Lenovo Ducati gagal, hasil yang semakin bikin kecewa buat tim. “Rasa kecewa masih sangat terasa setelah balapan ini. Kami mengalami dua DNF yang benar-benar berat,” kata Gigi Dall’Igna.
Bos tim merah berambut putih itu menambahkan, “Balapan sebenarnya dimulai dengan start Marc yang luar biasa, namun sayangnya mengalami crash di lap berikutnya.. Di sisi lain, Alex tampil dominan dan Di Giannantonio juga menjalani balapan hebat. Sementara Pecco harus mundur karena masalah teknis.”

Duel Panas dengan Aprilia
Kekecewaan semakin terasa karena mereka harus mengejar Aprilia yang ditunggangi Marco Bezzecchi dan Jorge Martin. Selisih poin antara Bezzecchi dan sang juara bertahan MotoGP sudah mencapai 44 poin.. Selisih ini bukan tidak mungkin dikejar, asalkan Marc bisa segara membalikkan keadaan. “Kita akan menghadapi musim yang seru dan sangat kompetitif,” kata manajer umum Ducati Corse itu dalam analisisnya setelah balapan..
Yang menyelamatkan nama Ducati justru tim satelit. Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio sukses finis pertama dan ketiga.. “Kami sudah melihat tanda-tanda positif sejak kualifikasi dan sprint race dengan hasil bagus dari motor pabrikan, bahkan mencetak podium all-Ducati dalam kondisi cuaca yang sulit diprediksi… Gresini dan VR46 benar-benar menjaga nama Ducati, saya ucapkan selamat kepada mereka.”

Teka-teki Marc Marquez
Di tengah situasi sulit saat ini, setiap hasil apapun tak akan lepas dari sorotan. Kurangnya hasil bagus dari pembalap tim pabrikan (Marc & Pecco) sangat terasa… Dall’Igna juga menegaskan target tim: Ducati harus terus berkembang dan bekerja maksimal agar bisa memberikan sesuatu yang lebih untuk Marquez dan Pecco.
Tes MotoGP Jerez dapat jadi titik balik untuk pembaruan yang berguna bagi motor baru mereka GP26, dorongan kepercayaan diri yang sangat dibutuhkan bagi teknisi dan pembalap. “Tantangan baru sudah menanti… Justru itu yang membuat kami terus mencintai pekerjaan ini setiap hari..” katanya..
Saat ini, Ducati benar-benar kehilangan kontribusi maksimal dari Marc Marquez. Tahun lalu, Marquez membuat perbedaan, tapi sejak insiden di Mandalika, performanya terasa berbeda.. Terlalu banyak crash yang harusnya bisa dihindari..

Banyak yang mulai curiga bahwa Marquez tidak mengatakan yang sebenarnya tentang kondisi fisiknya. Meski begitu, Ducati tetap memberikan kepercayaan penuh, bahkan siap memperpanjang kontraknya dengan nilai fantastis. Waktu yang akan menjawab semuanya….
Kalau dilihat dari situasi sekarang, Ducati sedang dalam persimpangan jalan… Dan kuncinya hanya satu: Marc Marquez. Kalau dia bisa kembali ke mode ‘alien’, maka kondisi persaingan musim ini bisa langsung berubah drastis. Tapi kalau masih struggling kayak sekarang ini, siap-siap aja Ducati bakal jadi penonton pesta Aprilia. Kita tunggu aja bro, MotoGP Prancis minggu ini yang juga sulit diprediksi..






