RiderTua.com – Bro-Sis pembaca setia RiderTua. Luca Marini hanya mampu finis di posisi ke-9 dalam sprint dan ke-13 pada race utama di Jerez. Dengan tambahan 4 poin, kini rider Honda Castrol itu menempati peringkat 12 dengan perolehan 27 poin dalam klasemen. Dia menjadi pembalap Honda terbaik unggul hanya 3 poin atas Johann Zarco yang berada di peringkat 14.
Dalam tes hari Senin di trek yang sama, Marini berada di posisi ke-14 dalam time sheet gabungan tertinggal 0,952 detik dari pembalap tercepat Ai Ogura (Trackhouse Aprilia). Dia dan rekan setimnya Joan Mir melahap lebih dari 120 lap bersama-sama. “Saya cukup sibuk. Saya berharap bisa selesai lebih cepat. Tapi ternyata saya menjalani tes sampai akhir. Kami sedikit meningkatkan performa motor di beberapa area, tetapi itu bukan perubahan yang besar. Kami banyak mengerjakan elektronik,” ujar rider berusia 28 tahun itu.
Luca Marini: Di Le Mans Nanti, Kami akan Menurunkan Satu Motor dengan Set-up Dasar dan Satu Lagi dari Hasil Tes Jerez Lalu Kita Bandingkan

Luca Marini melanjutkan, “Kami mencoba meningkatkan performa mesin, terutama dalam hal akselerasi. Sepertinya kami berhasil menemukan beberapa aspek yang bagus. Kami akan membawa ini ke Le Mans, untuk melihat apakah itu bekerja dengan baik di balapan akhir pekan biasa. Karena seperti biasa, tingkat cengkeraman selama tes sangat bagus.”
“Kami juga mengerjakan distribusi berat motor dan set-upnya. Kami mencoba mencari sesuatu yang berbeda dari setelan yang kami gunakan saat ini. Seperti biasa, ada beberapa hal yang positif dan yang negatif. Di Le Mans, kami akan menurunkan satu motor dengan set-up dasar dan satu motor dengan hasil dari tes Jerez. Kemudian kami akan membandingkannya mana yang efektif.”
“Kami juga mencoba hal-hal lain, tetapi saya tidak bisa membocorkannya. Termasuk juga soal aerodinamis. Secara keseluruhan hasilnya positif. Kami mengumpulkan banyak data untuk mempersiapkan diri menghadapi balapan berikutnya,” imbuh Marini sambil tersenyum.

Dalam tes Jerez, pabrikan lain banyak bereksperimen dengan aerodinamika. Seperti Aprilia yang memperkenalkan satu set winglet baru yang dipasang dekat windshield.
Apakah Honda terbilang sudah kompetitif di bidang aerodinamika? “Tidak, kami belum mencapai level teratas dan memang kami belum pernah mencapainya. Kami harus terus meningkatkan diri. Tetapi aerodinamika bukanlah fokus kami selama tes. Tim sudah melakukan banyak tes aero dengan Taka (Takaaki Nakagami), dan mereka akan lanjut mencoba suku cadang aerodinamika dengannya,” jawab Marini.
Putra Mama Stefania Palma itu menambahkan, “Sedangkan saya, saya juga menjajal beberapa hal terkait paket aerodinamika. Tetapi kita harus cerdas dalam hal ini, karena kita sudah homologasi dua spesifikasi untuk fairing. Jadi kita hanya fokus pada detail kecil.”

Tes MotoGP berikutnya akan berlangsung di Barcelona pada 18 Mei mendatang atau usai balapan akhir pekan (15-17 Mei). “Saya rasa disana akan ada perubahan yang lebih besar. Karena Barcelona adalah trek yang bagus untuk menguji grip ban belakang. Di sana kita akan berkonsentrasi pada area ini dan mencoba menemukan lebih banyak grip pada roda belakang dengan beberapa suku cadang berbahan karbon,” pungkas adik Valentino Rossi itu.






