RiderTua.com – Selamat datang lagi di RiderTua, Bro-Sis sekalian. Setelah finis ke-5 dalam sprint race Sabtu sore, Fabio Di Giannantonio berhasil meraih podium dengan finis di posisi ke-3 dalam race utama hari Minggu di Jerez. Dengan mencetak total 21 poin (5+16) di GP Spanyol, rider VR46 Ducati itu naik ke peringkat 3 dengan mengumpulkan 71 poin atau tertinggal 30 poin dari pemuncak klasemen Marco Bezzecchi (Aprilia).
Diggia yang start dari P-3 sempat mengalami momen yang cukup menegangkan di awal balapan 25 lap. Tapi berhasil menyalip balik di lap ke-2. “Jorge Martin langsung memotong jalur saya di awal. Jika hal itu tidak terjadi mungkin saya bisa meraih hasil yang lebih baik. Ini pertama kalinya kami benar-benar kompetitif di Jerez. Tim melakukan pekerjaan yang luar biasa. Mungkin saya sedikit salah dalam menilai kondisi dan membuat keputusan set-up yang salah. Sekarang rasanya agak campur aduk, tetapi kami akan terus maju dan terus gas pol,” ujar rider asal Roma itu.
Fabio Di Giannantonio: Ducati akan Membawa Suku Cadang Baru Pada Tes Hari Senin

Fabio Di Giannantonio melanjutkan, “Saya senang dan sangat bangga dengan apa yang berhasil kami capai. Kami membuat kemajuan yang signifikan dalam komunikasi internal dan cara kerja tim. Tim memberi semua yang saya butuhkan.”
Soal karakteristik unik dari Sirkuit Angel Nieto Jerez, Diggia menjelaskan, “Banyak trek di mana kita harus fokus pada ban belakang. Di sini, justru ban depan yang paling penting. Disitulah kita dapat mengejar ketertinggalan dari lawan. Kita harus membalap dengan sangat presisi, karena ini adalah trek yang sempit jadi setiap sentimeter sangat berarti.”
Pada akhirnya Diggia berhasil mengalahkan Martin yang finis ke-4. “Saya sempat mengikuti Jorge Martin selama beberapa lap. Dia kuat di tikungan cepat. Hari ini angin juga berperan memengaruhi kecepatan. Saya memutuskan untuk menurunkan gigi di beberapa lap terakhir karena anginnya kencang. Saya mungkin sedikit lebih cepat dari Jorge dan sedikit lebih lambat dari Bezzecchi.”

Soal performa kuat Ducati, rider berusia 27 tahun itu mengatakan, “Secara umum, sulit membawa pembaruan (up-date) saat balapan berlangsung. Oleh karena itu, tes hari Senin akan sangat penting dan Ducati akan membawa beberapa suku cadang baru. Kami akan memiliki kesempatan pada hari Senin. Selama ini, kami mencoba untuk memaksimalkan paket yang ada.”
“Banyak yang bilang bahwa Kejuaraan Dunia selalu ‘dimulai ulang’ saat balapan kembali ke Eropa. Jadi sangat menyenangkan bahwa kami bisa cepat di Jerez, trek yang dulu sangat sulit bagi saya. Saya mengalami sedikit understeer, di sprint kami menemukan sesuatu yang membantu, tetapi hari ini kembali kurang optimal. Kita harus terus bekerja untuk memahami apa yang masih perlu kita lakukan,” pungkas Diggia yang merupakan rekan setim Franco Morbidelli itu (sekarang berada di peringkat 13 dengan 25 poin dalam klasemen).






