RiderTua.com – Langsung aja ya Bro, ada berita hangat buat pembaca RiderTua. Di posisi ke-4, hasil kualifikasi Marco Bezzecchi di Jerez terbilang cukup bagus. Namun dalam sprint race yang berlangsung kacau karena hujan, rider Aprilia itu crash sehingga gagal mencetak poin.
Dalam race utama hari Minggu, start dari P4 Bezzecchi langsung menempati posisi ke-2 di belakang Marc Marquez. Sayangnya, kemudian Alex Marquez menyalipnya dan Bezzecchi harus mengejar Marquez bersaudara itu dengan gap 0,3 detik. Lalu Marc crash di tikungan 11 dan rider asal Rimini Italia itu bertahan di posisi ke-2 hingga garis finis, tertinggal 1,9 detik dari Alex.
Marco Bezzecchi: Rentetan Kemenangan Berakhir di Jerez, Alex Marquez Sedikit Lebih Baik di Setiap Bagian Lintasan

Marco Bezzecchi mengatakan, “Secara keseluruhan balapan akhir pekan ini cukup sulit bagi kami. Oleh karena itu, penting untuk tampil apik dalam race hari Minggu setelah sprint race yang mengecewakan. Feel saya di atas motor, tidak sebaik seperti di 3 balapan terakhir. Meski begitu, saya yakin bisa meraih hasil yang baik jika tetap tenang.”
Namun sejak awal balapan, Bezzecchi sadar bahwa kan sulit untuk mengalahkan Alex Marquez. “Saya melakukan kesalahan di Tikungan 8 pada lap pertama, saat itu saya bisa mendengar Alex semakin dekat. Dia menyalip saya di tikungan berikutnya. Ketika saya melihat bagaimana dia mampu melewati Tikungan 10, saya tahu dia akan memenangkan balapan. Dia sedikit lebih baik di setiap bagian lintasan. Posisi ke-2 adalah hasil terbaik yang bisa saya raih di Jerez,” pungkas rider bernomor start 72 itu.

Dengan tambahan 20 poin, posisi Bezzecchi sebagai pemuncak klasemen masih aman. Kini rider asal Rimini itu mengumpulkan 101 poin, unggul 11 poin dari rekan setimnya Jorge Martin yang finis ke-4 dalam race hari Minggu. Sementara Marc Marquez kembali turun ke peringkat 5, Fabio Di Giannantonio yang finis ke-3 kini naik ke peringkat 3 dalam klasemen. Dan Pedro Acosta turun ke peringkat 4 setelah hanya finis ke-10.
BTW, 4 pembalap Aprilia finis di 6 besar pada GP Spanyol 2026. Ini artinya, paket motor terbaik masih dipegang oleh pabrikan asal Noale Italia itu. Selain itu rentetan 5 kemenangan berturut-turut yang ditorehkan Bezzecchi (mulai GP Portugal 2025 hingga GP Amerika 2026) putus di Jerez.









