RiderTua.com – Bro pembaca RiderTua sekalian. Setelah meraih juara dunia MotoGP 2024, ternyata debut Jorge Martin di Aprilia tidak semudah yang diperkirakan. Dia mengalami musim yang buruk pada 2025, yang diwarnai cedera dan serangkaian operasi. Dia harus absen di banyak balapan, yang membuatnya hanya menempati peringkat peringkat 21 dengan perolehan 34 poin dalam klasemen akhir..
Sebaliknya, musim 2026 berjalan sangat baik untuk Martin. Rider berusia 27 tahun itu tampil impresif sejak awal musim. Dari 6 balapan pertama, dia 4 kali naik podium termasuk memenangkan sprint race di Austin. Kini menjelang GP Spanyol di Jerez, dia berada di peringkat 2 dalam klasemen hanya tetringgal 4 poin dari rekan setimnya Marco Bezzecchi yang memimpin klasemen.
Jorge Martin: Pada 2009 Saya Menyaksikan Valentino Rossi Menang dari Dekat, Itulah yang Ingin Saya Lakukan Seumur Hidup Saya

Dalam konferensi pers di Jerez, Jorge Martin mengatakan, “Awal musim ini memang luar biasa. Tetapi jujur saja, saya belum merasa siap untuk memenangkan GP. Saya masih sering teringat pada apa yang saya alami tahun lalu. Saat itu saya cuma bisa nonton GP Spanyol di ponsel saya. Banyak hal telah terjadi sejak saat itu, saya tidak menyesalinya. Justru karena itulah kemenangan sprint di Austin terasa lebih spesial.”
Martin juga mengungkapkan bahwa dia tidak akan mengubah pendekatannya di Jerez. “Aprilia sudah mengembangkan paket dengan basis yang sangat bagus selama musim dingin. Secara bertahap saya mampu beradaptasi dan mengembangkan gaya balap saya. Saya tidak ingin mengubah basis motor, kami akan melanjutkan seperti sebelumnya di Jerez,” jelas rider asal Madrid Spanyol itu.
Soal Jerez, Martin punya kenangan indah yang tidak akan dilupakannya. “Saya ingat, saya datang ke Jerez untuk pertama kalinya pada 2009. Ayah saya membelikan tiket khusus, saya cedera saat itu. Dan ketika saya menyaksikan kemenangan Valentino Rossi dari dekat, saya yakin ‘inilah yang ingin saya lakukan seumur hidup saya’,” pungkas Martinator.







