RiderTua.com – RiderTua readers, ada update menarik dari berbagai sumber…. Phil Marron mengawali karirnya di MotoGP pada 2016 ketika menjadi kepala kru Eugene Laverty di tim Aspar. Setahun kemudian dia pindah ke paddock Superbike dan menjadi kepala kru Toprak Razgatlioglu selama 7 tahun, dengan rincian 1 tahun bersama Kawasaki, 4 tahun di Yamaha, dan 2 tahun dengan BMW. Kolaborasinya bersama Toprak menghasilkan 3 juara dunia WSBK.
Pada 2026 Toprak pindah ke Yamaha bersama tim Pramac. Sebenarnya dia ingin membawa Phil Marron bersamanya tapi Yamaha menolaknya. Di sisi lain, BMW berusaha mempertahankan Marron, karena berkat tangan dinginnya paket yang digunakan Toprak sukses memenangkan 39 balapan dan 58 kali podium dalam 66 balapan Superbike sejak 2024.
Phil Marron: Perbandingan Toprak Razgatlioglu dan Brad Binder? Beda Motor, Kelas, dan Ban Tapi Keduanya Sangat Baik

Tak disangka, Phil Marron justru mengambil risiko dengan pindah ke MotoGP. Mengikuti Toprak? Bukan, dia malah bergabung dengan KTM dan saat ini menjadi kepala kru Brad Binder. Namun sejauh ini ‘polesan’ Marron pada Binder belum menunjukkan hasil yang cukup mengesankan. Usai menyelesaikan 3 seri pertama, rider berusia 30 tahun itu hanya menempati peringkat 12 dengan 17 poin dalam klasemen.
Apakah ada perbedaan saat bekerja dengan Binder dan Toprak? “Sulit untuk membuat perbandingan. Motor yang berbeda, kelas balap yang berbeda, dan ban yang berbeda. Keduanya adalah orang-orang yang sangat baik. Saya merasa sangat beruntung bisa bekerja dengan orang-orang hebat seperti mereka. Keduanya adalah juara dunia, yang tidak bisa dicapai oleh kebanyakan orang. Keduanya adalah petarung yang menikmati balapan. Tes dan persiapan adalah hal-hal yang harus mereka lakukan, tetapi mereka melakukannya untuk menikmati balapan setelahnya. Dalam hal itu, mereka sangat mirip,” ungkap Marron.

Apakah Marron masih berhubungan baik dengan Toprak? “Saya baru saja berbicara dengannya. Setelah 7 musim bersama, kami sudah menjadi teman. Tujuan sebenarnya bukan untuk menjadi teman. Saya selalu berusaha untuk bersikap ramah, tetapi tidak terlalu ramah,” pungkas insinyur asal Irlandia Utara itu.
Yang dimaksud Marron, dalam urusan pekerjaan penting untuk menjaga hubungan tetap profesional. Tapi pada kenyataannya sulit, apalagi sudah kerja bareng selama bertahun-tahun dan meraih banyak kesuksesan. BTW, saat ini Toprak berada di peringkat 20 dengan perolehan 1 poin dalam klasemen.







