RiderTua.com – Halo Bro-Sis RiderTua. Luca Marini hanya mampu start dari posisi ke-11 di grid. Setelah finis ke-5 yang cukup kuat dalam sprint race, rider Honda Castol itu hanya finis di posisi ke-9 pada race utama di GP Amerika. Dia mengaku bahwa faktor penentunya adalah start.
“Saya rasa semuanya terjadi saat start. Saya tidak mendapatkan posisi start sebaik hari Sabtu, tetapi yang paling utama adalah start saya sangat buruk. Itu sangat aneh, karena biasanya kami selalu start dengan sangat bagus. Dengan Honda, feeling untuk kopling biasanya fantastis. Tetapi kali ini tidak. Ada yang salah dan kita harus memahaminya.”
Luca Marini: Saya Tidak Bisa Mengakhiri Musim dengan Hasil Seperti Ini

Akibat start yang buruk, Luca Marini merosot jauh ke belakang dan harus berjuang untuk menyalip satu per satu rivalnya. “Saya sempat berada di sekitar posisi ke-15. Tapi duel di grup belakang tetap menyenangkan, karena ada banyak kekacauan di tiga lap pertama dan saya mampu melakukan banyak overtake. Namun gap yang sudah cukup besar sulit untuk dikejar lagi,” jelas rider asal Urbino Italia itu.
Selain itu, kondisi eksternal juga membuat balapan menjadi lebih sulit. “Dengan angin, sangat sulit untuk menemukan titik pengereman karena datang dari arah yang berlawanan dibandingkan hari Sabtu dan Jumat. Saya mencoba untuk mengejar ketertinggalan, tetapi saya sering melebar,” ungkap Marini.
Setidaknya Marini berhasil menyalip pembalap tim pabrikan Ducati Pecco Bagnaia. “Di akhir, Pecco mengalami masalah besar dengan ban belakangnya. Saya berpikir, ‘oke, saya akan mencoba menyalipnya di lap terakhir’. Saya senang dengan itu. Kami tidak puas hanya finis di posisi ke-9 atau ke-10. Kami menginginkan lebih, tetapi untuk itu kami harus lebih meningkatkan paket motor kami,” ujar rider berusia 28 tahun itu.

Kini Marini fokus hanya pada kualifikasi. “Yang terpenting sekarang adalah berkonsentrasi pada kualifikasi. Jika kita start dari posisi yang lebih baik di grid, kita bisa bersaing untuk merebut posisi yang bagus. Untuk level kita saat ini, posisi ke-5 adalah hasil yang sangat bagus,” tegasnya.
Namun dalam jangka panjang, target Marini jelas lebih tinggi. “Kami tidak bisa mengakhiri musim dengan hasil seperti ini. Kita ingin meningkatkan performa dan bertarung untuk memperebutkan podium setidaknya di beberapa balapan,” imbuhnya.
Soal pembaruan teknis selama balapan akhir pekan di COTA, Marini menilainya dengan cukup positif meski pembaruannya tidak besar. “Saya rasa fairing baru bekerja dengan baik di trek ini, terutama dengan lay out seperti ini. Tapi itu bukan peningkatan besar dibandingkan dengan versi standar. Meski begitu, tetap oke,” pungkasnya.

Usai menyelesaikan 3 seri pertama musim 2026, Marini mengantongi 23 poin dan menempati peringkat 10 dalam klasemen, sementara rekan setimnya Joan Mir di peringkat 19 dengan 3 poin.









