RiderTua.com – Apa kabar pembaca RiderTua? Ada kabar panas nih, penjualan mobil barunya di China benar-benar mencetak hasil yang begitu memuaskan. Bagaimana tidak, modelnya bisa terjual 56 ribu unit dalam sehari, dan ini sudah menjadi rekor baru baginya.
Mobil BEV QQ3 Diburu Konsumen China
Meski hatchback listrik di kampung halamannya cukup banyak pilihannya, Chery seakan tidak khawatir untuk bersaing di segmen ini. Mereka menghadirkan QQ3 sebagai jawabannya untuk menantang model seperti Geely EX2 atau Xianyun yang menjadi BEV terlaris di China tahun lalu. Dengan harga Rp 130 jutaan, mereka cukup pede mobil terbarunya ini bisa mencetak hasil penjualan yang cukup memuaskan.

Apa yang diharapkannya terwujud, terbukti dengan QQ3 yang bisa terjual 56 ribu unit dalam sehari. Ini sudah jelas menjadi hasil yang begitu memuaskan, bahkan bisa menjadi rekor baru bagi merek tersebut, tapi sejauh ini hasilnya sudah bisa membantu penjualannya disana. Mereka sudah cukup puas dengan performa penjualan mobil listrik terbarunya ini di kampung halamannya.
Tentu karena modelnya yang laris manis, mereka mulai menghadirkannya di luar negeri, dengan nama Q di Thailand. Ini berarti model hatchback BEV tersebut bisa saja dijual di negara lainnya, termasuk Indonesia, dan itu bisa menjadi sesuatu yang bagus. Sebab selama ini Chery hanya mengandalkan mobil SUV saja, termasuk model yang dijual oleh sub-brand miliknya, jadi tidak ada salahnya kalau mereka bisa menjual mobil jenis lainnya.

Tetap Jadi Mobil Murah?
Namun belum jelas apakah QQ3 masih bisa menjadi mobil murah kalau dijual di negara lain. Itupun selama modelnya bisa dirakit lokal, tentu merek mobil asal China tersebut bisa menjaga harga jualnya. Dengan begitu, QQ3 bisa melawan Geely EX2 dan BYD Seagull (Atto 1) di pasar global, walau kedua rivalnya tersebut sudah hadir lebih dulu.

Mungkin QQ3 bakal terlambat hadir di pasar global, tapi setidaknya lebih baik mereka melakukannya sekarang daripada tidak menjualnya sama sekali.







