RiderTua.com – Buat kamu yang baca RiderTua hari ini, mobil LCGC terus mengalami penurunan penjualan tiap tahunnya, dengan penurunan hingga 30 persen di tahun 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tentu ini cukup mengkhawatirkan, apalagi dengan tiga merek yang tersisa di segmen tersebut.
Mobil LCGC Makin Menurun Penjualannya?
Toyota, Daihatsu, dan Honda menjadi merek yang bertahan di segmen LCGC di Indonesia. Dulu Suzuki dan Datsun sempat menjual Karimun Wagon R dan Go Panca, sebelum penjualan Karimun dihentikan, termasuk produksinya ke luar negeri untuk digantikan dengan model lainnya. Sementra Datsun sudah tidak beroperasi lagi dengan adanya restrukturisasi yang dilakukan Nissan.

Berbeda dengan Toyota dan Daihatsu yang masing-masing menjual dua mobil LCGC, Honda hanya menjual satu model saja, yaitu Brio Satya. Penjualannya masih cukup bagus, namun terkadang modelnya kalah laris dari rival utamanya, yaitu Daihatsu Sigra. Sementara penjualan di segmen LCGC tidak begitu stabil, terkadang naik atau terkadang turun.
Namun akibat tekanan di pasarnya, membuat konsumen enggan membeli mobil untuk sekarang, dan inilah yang menjadi penyebab utama penurunan penjualan mobil murah ini. Sehingga merek otomotif asal Jepang ini bakal memberikan nilai tambah untuk Brio Satya, seperti memberikan sejumlah penyegaran. Entah itu minor change maupun facelift, ini sudah cukup untuk memberikan tampilan baru bagi mobil murahnya ini.

Varian Baru
Terakhir Brio Satya mendapat penyegaran di bulan Januari lalu, ketika modelnya mendapat varian baru yang dibanderol kurang dari Rp 200 jutaan. Varian ini setidaknya bisa memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen yang mencari varian dengan harga lebih terjangkau. Mengingat varian tertingginya kini dibanderol lebih dari Rp 200 juta, menjadikannya sebagai salah satu LCGC termahal.

Bahkan di tengah ketatnya persaingan di segmennya, Brio Satya masih bisa menjadi lawan yang cukup sulit bagi rivalnya. Terutama Sigra yang selalu menjadi LCGC terlaris di Indonesia, dimana modelnya mampu mencetak hasil penjualan lebih dari 1.000 unit per bulannya.







