RiderTua.com – Untuk kalian yang rutin mampir ke RiderTua, baru-baru ini Atto 1 mendapat penyegaran yang dirilis di Thailand. Penyegaran ini memang tidak membawa ubahan pada tampilannya secara drastis, tapi kini mobil bisa menempuh jarak lebih jauh.
Atto 1 Kini Bisa Melaju Sejauh 380 km
BYD Atto 1 masih laris manis di pasarnya hingga bulan ini, terlebih modelnya tetap memimpin pasar BEV di Indonesia dalam dua bulan pertama tahun 2026. Bahkan dengan kehadiran Jaecoo J5 EV dan kondisi pasar yang belum sepenuhnya memulih sekalipun, Atto 1 mampu mencetak hasil penjualan yang cukup memuaskan. Tapi karena masih terbilang baru, tentu modelnya belum bisa mendapat penyegaran lainnya.

Sementara itu di Thailand, BYD menghadirkan penyegaran untuk Atto 1, yang difokuskan pada penambahan jarak tempuhnya. Kini varian Dynamic mengandalkan baterai 30,08 kWh dengan jarak tempuh 300 km, sedangkan varian Premium memakai baterai berkapasitas 38,88 kWh yang bisa membuat mobil melaju hingga 380 km. Ini sudah cukup jauh untuk mobil mungil seperti Atto 1.
Memang ubahannya hanya difokuskan pada baterainya saja, sedangkan tampilan luar dan dalam pada Atto 1 tidak banyak yang berubah. Fiturnya juga tidak ada yang diubah sama sekali, dengan fitur seperti wireless charging, jok kulit, adaptive cruise control, rem darurat otomatis, sampai jok elektrik masih dipertahankan. Semua fitur yang dimilikinya ini bisa dikatakan terbilang cukup lengkap, bahkan untuk mobil listrik berukuran mini.

Andalan di Pasarnya
BYD Atto 1 memang sangat diandalkan di pasarnya karena harganya yang cukup terjangkau tapi sudah punya sejumlah fitur lengkap nan canggih. Tidak heran kalau modelnya laris manis bak kacang goreng, dan masih mencetak hasil penjualan yang cukup memuaskan hingga bulan lalu. Tapi kalau penyegarannya sudah dihadirkan di Thailand, seharusnya Indonesia bisa ikut kebagian modelnya.

Lini model BEV yang dihadirkan BYD sejauh ini masih bisa membantu penjualan mobilnya. Sementara itu pabrik mobilnya masih belum memulai produksi untuk sekarang, itupun impor mobil CBU-nya sudah dihentikan sejak awal tahun ini.







