RiderTua.com – Selamat datang lagi di RiderTua, Bro-Sis sekalian, Fronx menjadi salah satu SUV terbaru yang diluncurkan di Indonesia tahun lalu. Meski mampu terjual hingga ribuan unit per bulannya, bulan lalu modelnya hanya terjual 681 unit saja.
Fronx Hanya Terjual Ratusan Unit di Bulan Januari 2026
Suzuki sudah mengandalkan Fronx sebagai salah satu penyumbang penjualan mobilnya di Indonesia sejak diluncurkan tahun lalu. Bahkan tahun lalu saja sudah ada 12 ribu unit yang terjual, dan ini menjadi catatan penjualan yang begitu memuaskan bagi merek otomotif asal Jepang tersebut. Jelas karena modelnya yang baru seumur jagung, tapi sudah bisa mencetak hasil penjualan lebih dari 10 ribu unit.

Fronx mengawali tahun 2026 dengan hasil penjualan mencapai 681 unit, dan mungkin hasil ini tidak semaksimal tahun lalu, dimana modelnya bisa terjual hingga ribuan unit per bulannya. Tapi setidaknya ini menjadi hasil yang memuaskan bagi Suzuki, terlebih modelnya sudah mampu menjadi salah satu penyumbang utama penjualannya. Apalagi kondisi pasar roda empat masih belum sepenuhnya memulih.
Dari 681 unit yang terjual, varian GL AT menjadi varian terlaris dengan 294 unit terjual, atau menyumbang 43,1 persen penjualan. Kemudian ada SGX Two Tone AT yang terjual sebanyak 158 unit, GX AT 108 unit, GL MT 43 unit, GX MT 34 unit, dan SGX AT 44 unit. Kalau diperhatikan, varian terendahnya justru paling banyak terjual ketimbang varian GX maupun SGX.

Penjualan Terendah
Karena hasil yang didapatnya ini menjadi yang terendah dari tahun lalu per bulannya, sepertinya Fronx sudah mengalami dampak dari penurunan kondisi pasar mobil di Indonesia. Memang ini sudah tidak bisa dihindari lagi, meskipun modelnya sudah dijual dengan harga terjangkau sekalipun. Bahkan penurunan 61,3 persen sudah menjadi penurunan yang begitu signifikan untuk

Tapi Suzuki tidak hanya mengandalkan Fronx saja, karena masih ada model lainnya seperti XL7, Ertiga, Grand Vitara, S-Presso, hingga Carry. Mereka juga baru meluncurkan e Vitara di IIMS 2026, walau konsumen mengeluhkan harganya yang terlalu mahal untuk SUV listrik seperti ini.








