RiderTua.com – Usai GP Qatar, Pedro Acosta dikabarkan menderita kram lengan yang parah dan kemungkinan akan menjalani operasi arm pump usai GP Portugal. Namun alih-alih melakukan pemeriksaan ke rumah sakit usai balapan di sirkuit Algarve-Portimao, rookie MotoGP dari tim GasGas Tech3 itu malah melakukan latihan intensif untuk menghadapi musim yang panjang.
Kebanyakan pembalap sering mengeluhkan masalah arm pump meskipun sudah dilakukan banyak pencegahan. Mengingat jeda panjang hingga balapan di COTA-Texas (3 pekan), jika Acosta melakukan operasi arm pump seharusnya tidak akan menjadi masalah.
Usai GP Portugal Arm Pump Pedro Acosta Baik-baik Saja, Fit untuk GP Amerika

Bos tim Tech3 MotoGP Herve Poncharal mengonfirmasi bahwa Pedro Acosta jelas tidak pergi ke rumah sakit setelah balapan terakhir. Tidak ada lagi masalah dengan arm pump di Portugal, seperti yang dapat dilihat dengan jelas oleh semua orang.
Pembalap berjuluk ‘Hiu Mazarron’ itu secara pribadi melakukan latihan kebugaran ringan serta lari ketahanan bersama Desire Piqueras yang merupakan saudara perempuan dari rookie Moto3 sekaligus juara Red Bull rookie, Angel Piqueras dan pelatih Cross Fit.
Banyak pengamat MotoGP yang membicarakan ‘keajaiban’ Pedro Acosta. Jorge Lorenzo (juara dunia MotoGP 2 kali) dengan optimis memperkirakan bahwa Acosta akan memenangi balapan musim ini. Bahkan mantan pembalap berusia 37 tahun itu berspekulasi bahwa rider muda 19 tahun itu mungkin bisa meraih kemenangan di Jerez.
Penilaian Lorenzo mungkin bukan hal yang tidak masuk akal, mengingat betapa kuatnya motor KTM RC16 seperti yang ditunjukkan Brad Binder dan Jack Miller di Jerez tahun lalu. Meski memiliki Acosta, pemilik tim Tech3 Herve Poncharal tidak mau jumawa untuk saat ini, tetapi diam-diam menikmati sorotan dan sensasi seputar ‘permata’ MotoGP di dalam skuadnya.






