RiderTua.com – Pemilik Tim Trackhouse kecewa kehilangan Ai Ogura tahun depan.. Justin Marks pemilik Trackhouse Entertainment Group yang menaungi tim satelit MotoGP Aprilia serta tim NASCAR Cup Series Trackhouse Racing, tak bisa menyembunyikan kebahagian dan kepuasannya saat naik ke podium untuk menerima sendiri tropi sebagai tim pemenang grand prix di Silverstone. Jarang-jarang bos tim asal Amerika Serikat itu datang ke balapan MotoGP.
Jadi kemenangan Raul Fernandez pada hari Minggu dan podium yang diraih Ai Ogura (finis ke-2) pada sprint hari Sabtu, disaksikan langsung oleh ‘big bos’ mereka. Di Silverstone, Marks mengaku bahwa dirinya sangat kecewa kehilangan Ogura tahun depan karena rider asal Jepang itu akan pindah ke tim pabrikan Yamaha. Meski begitu dia tetap menghormati keputusan Ogura tersebut.
Pemilik Tim Trackhouse: Saya Sangat Kecewa Kehilangan Ai Ogura Tahun Depan

Saat tim Trackhouse mengambil alih tim RNF sebagai tim satelit Aprilia, saat itu mereka langsung mewarisi Miguel Oliveira dan Raul Fernandez sebagai pembalapnya. Namun karena performa Oliveira terus memburuk karena cedera, akhirnya Davide Brivio (manajer tim) merekrut Ai Ogura yang baru saja meraih juara dunia Moto2 pada 2024. Dan menjelang GP Inggris, mereka secara resmi mengumumkan perpanjangan kontrak dengan Fernandez untuk 2 tahun kedepan. Namun sayangnya, Ogura sudah dipinang Yamaha lebih dulu.
Justin Marks mengatakan, “Sebenarnya saya tidak ingin Ai Ogura meninggalkan tim kami. Saya benar-benar kecewa dengan hal itu. Maksud saya, saya tetap senang untuknya. Para pembalap memang harus mengambil keputusan yang terbaik untuk karier mereka. Kami justru sangat senang, karena saat ini dia sudah berada pada tahap dalam kariernya di mana dia bisa berkembang bersama motor kami.”
“Dia adalah sosok yang sangat tenang dan stabil secara emosional. Saat tekanan meningkat, dia memiliki kemampuan untuk fokus sepenuhnya pada tugas yang harus diselesaikan. Hal-hal lainnya hanyalah gangguan semata.”

“Menurut saya itu adalah karakter yang penting dan unik, dan dia jelas memilikinya. Saya rasa Ai adalah seorang juara. Mungkin suatu hari nanti dia akan kembali dan meraih kesuksesan bersama motor kami. Namun untuk saat ini, kami hanya berusaha memanfaatkan sebaik mungkin momen kebersamaan kami dengannya,” pungkasnya.
Ogura gagal finis lantaran crash pada race utama hari Minggu. Itu merupakan DNF keduanya musim ini sekaligus crash pertamanya dalam balapan. Insiden tersebut terjadi setelah posisinya merosot akibat start device-nya masih aktif ketika dia memasuki tikungan pertama. Hal ini membuat rider berusia 25 tahun itu turun ke peringkat 3 dalam klasemen, disalip rekan sesama Aprilia Marco Bezzecchi yang dua kali finis ke-2 di Silverstone. Sementara Fernandez berada di peringkat 6 dalam klasemen tertinggal 19 poin dari Ogura.













