RiderTua.com – Setelah berjuang di Q1, Iker Lecuona berhasil masuk ke Q2 pada Sabtu pagi di Silverstone. Namun sayangnya rider pengganti Alex Marquez di tim Gresini Ducati itu hanya mampu mengamankan posisi start dari P12. Sementara Franco Morbidelli start tepat satu baris di depannya.
Di tahap awal balapan, Iker dan Franky bersenggolan. “Dalam insiden itu, masalah ada pada Morbidelli. Saya tiga kali menyalipnya. Dia mulai kehilangan waktu saat duel melawan Joan Mir. Kecepatan saya jauh lebih baik darinya. Jujur, saya merasa sangat nyaman dengan motor saya,” jelas pembalap Superbike dari tim pabrikan Aruba.it Ducati itu.
Iker Lecuona: Gara-gara Franco Morbidelli, Peluang Mencetak Poin dalam Sprint di Silverstone Hilang!

Iker Lecuona menambahkan, “Saya gagal paham, mengapa dia melakukan manuver itu, karena dia melaju lurus begitu saja. Kami tidak sampai bersenggolan, karena saya dengan cepat menegakkan kembali motor saya. Tetapi saat saya memiringkan motor di lintasan yang kotor, ban belakang saya kehilangan traksi dan saya tidak bisa berbuat apa-apa.”
“Sekali lagi, saya tidak mengerti mengapa dia melakukan manuver seperti itu di awal balapan. Ingat, balapan masih tersisa 9 lap. Kalau memang ingin bertarung seperti itu, dia sudah kehilangan 0,5 detik dari Joan. Jadi, kenapa saya tidak boleh mencoba nge-push dan kemudian dia mengikuti saya untuk kembali mengejar grup di depan? Menurut saya, manuver seperti itu benar-benar tidak saya pahami untuk lap pertama sebuah balapan,” imbuh rider berusia 26 tahun itu.
Iker Lecuona menyesalkan insiden tersebut, yang membuatnya kehilangan peluang untuk mencetak poin. Dia merasa bisa saja finis di 9 besar seandainya mampu menyelesaikan balapan tanpa insiden. “Untuk tim, saya merasa sangat menyesal. Karena mereka sudah bekerja dengan sangat baik, saya juga sudah tampil maksimal, dan saya yakin pasti akan finis di zona poin. Saya sangat optimis, karena saya merasa sangat percaya diri. Jadi, itulah hal yang membuat saya sangat kesal,” ujar rider Spanyol itu.
Mantan pembalap tim Tech3 KTM MotoGP itu melanjutkan, “Tapi bagaimanapun juga, saya bisa mengambil sisi positifnya. Hal positifnya adalah saya melakukan start yang sangat bagus, pertama kalinya hanya menggunakan rear device. Saya juga mendapatkan posisi yang bagus di tikungan-tikungan pertama dan terlibat duel sengit melawan Morbidelli. Saya juga sangat percaya diri dengan performa ban depan. Selain itu, jarak tempuh saya sekitar 40 km lebih sedikit dibandingkan pembalap lain. Jadi, fisik saya akan lebih fresh untuk balapan besok.”

BTW, Morbidelli punya sudut pandang yang berbeda dengan Lecuona soal insiden di lap pertama tersebut. Menurutnya, manuver tersebut bukanlah sesuatu yang terlalu berlebihan. Tapi dia mengakui bahwa dirinya memang melebar lebih jauh dari yang diinginkan.
“Kami (Morbidelli dan LecuonaP sudah bicara tadi. Seperti yang diketahui, itu terjadi di lap-lap awal saat saya melakukan overtaking terhadapnya. Mungkin saya sedikit melebar dan dia pun ikut melebar. Mungkin dia melintasi bagian lintasan yang kotor, lalu terjatuh. Intinya, kami sudah bicara dan semuanya baik-baik saja,” pungkas Morbido.
BTW, tahun depan kemungkinan besar Franky akan bergabung di Superbike dengan tim pabrikan Ducati dan menjadi rekan setim baru Iker Lecuona. Jadi, Morbidelli tukeran tempat dengan Nicolo Bulega (tahun depan naik ke MotoGP dan bergabung di tim VR46 Ducati).












