Home MotoGP Carlos Ezpeleta: Kami Menyukai 22 Motor, Grid yang Lebih Besar Belum Tentu...

    Carlos Ezpeleta: Kami Menyukai 22 Motor, Grid yang Lebih Besar Belum Tentu Lebih Baik

    Carlos Ezpeleta
    Carlos Ezpeleta

    RiderTua.com – Carlos Ezpeleta (MotoGP Chief Sporting Officer) menegaskan bahwa meskipun Suzuki sudah meninggalkan MotoGP pada akhir 2022, namun pihaknya tidak akan memberikan slot mereka kepada pabrikan lain dengan mudah. Hilangnya GSX-RR di grid mengakhiri harapan MotoGP untuk memiliki grid yang seimbang, di mana masing-masing pabrikan menurunkan 4 motor yang terdiri dari 2 motor dari tim pabrikan dan 2 motor dari tim satelitnya.

    Tapi saat ini Grand prix tampak tidak fair karena Ducati memiliki 6 motor di grid, sementara 4 pabrikan lain yakni Aprilia, Honda, Yamaha, dan KTM masing-masing hanya menurunkan 4 motor.

    Carlos Ezpeleta: Kami Menyukai 22 Motor, Grid yang Lebih Besar Belum Tentu Lebih Baik

    MotoGP Riders
    MotoGP-Riders

    Carlos Ezpeleta mengatakan, “Kami menyukai 22 motor di grid. Kami tidak yakin, menambah jumlah motor di grid benar-benar bermanfaat untuk pabrikan. Saat ini posisi di grid sangat berharga bagi setiap tim dan kami ingin mempertahankannya. Tentu saja kami selalu menyambut baik pabrikan baru, tetapi ada jalur dan proses yang harus dilalui untuk bisa berkompetisi di MotoGP. Tetapi sangat sulit untuk mencapai level itu.”

    Ketika MotoGP menyambut era baru dengan motor 850cc dan ban Pirelli mulai 2027, pabrikan yang ikut berpartisipasi di kelas utama masih 5 pabrikan yang sama seperti sebelumnya.

    Tahun depan akan ada 2 sirkuit baru yang ikut nimbrung menggelar Grand Prix. Pertama adalah Sirkuit Autodromo Oscar y Juan Galvez di Buenos Aires Argentina akan kembali ke kalender untuk pertama kalinya sejak 1999. Kedua adalah sirkuit jalan raya Adelaide yang menggantikan Phillip Island Australia yang dicoret dari MotoGP mulai 2027.

    Pecco Bagnaia
    Pecco Bagnaia

    “Ada dua sirkuit baru yang sudah dikonfirmasi akan masuk kalender tahun depan, dan jadwal balapan hampir rampung disusun. Masih ada beberapa pasar yang sangat kami minati dan sedang kami ajak berdiskusi. Kami memang ingin mengembangkan Grand Prix ke pasar yang lebih luas, tapi kami juga harus realistis. Kami tidak ingin memasukkan 3 atau 4 sirkuit baru dalam 1 tahun, karena menyelenggarakan sebuah balapan di sirkuit baru tingkat kerumitannya 4 hingga 5 kali lebih besar dibandingkan di sirkuit yang sudah ada,” pungkas putra Carmelo Ezpeleta (CEO Dorna) itu.

    MotoGP sudah mengkonfirmasi bahwa musim 2027 akan kembali dibuka di Thailand pada 5-7 Maret.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini