RiderTua.com – Biasanya recall terhadap mobil yang punya potensi masalah bisa melibatkan hingga ratusan ribu unit, tapi tidak dengan recall yang satu ini. Sebab hanya ada 17 unit yang bermasalah, itupun masalahnya ditemukan di satu negara, yaitu Amerika Serikat.
▶Daftar Isi
Mobil Listrik Ioniq 5, EV6, dan EV9 Kena Recall
Hyundai harus mengatasi masalah yang ditemukan pada mobil SUV listriknya, Ioniq 5, di Amerika Serikat setelah ditemukan masalah pada baterainya. Ternyata tidak hanya produknya sendiri yang bermasalah, tetapi juga dua mobilnya Kia, yaitu EV6 dan EV9. Dengan rincian 6 unit Ioniq 5, 7 unit EV6, dan satu unit EV9, total ada 17 unit yang harus ditangani, dan mungkin jumlahnya sangat sedikit ini membuat banyak orang berpikir itu menjadi sesuatu yang sepele.

Tapi sebenarnya ada masalah serius dari baterainya, dimana elektroda yang dipasang pada sel baterai tidak sejajar. Kalau dibiarkan begitu saja malah sangat membahayakan karena bisa memicu korsleting internal dan berujung dengan kebakaran pada mobil, dan ini bisa lebih berbahaya lagi kalau mobil diparkir di dalam ruangan. Hasil tersebut ditemukan oleh kedua merek asal Korea Selatan tersebut, kemudian melaporkannya ke NHTSA atau Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat.
Jelas Hyundai dan Kia tidak bisa membiarkan masalah tersebut, bahkan kalaupun sejauh ini belum ada laporan insiden terkait masalah pada baterai mobil listriknya. Tetap saja, demi keselamatan penggunanya mereka harus melakukan recall terhadap 17 unit mobil listrik yang dijualnya di sana. Sebelum ditangani, mereka menyarankan pemilik untuk tidak mengisi daya baterainya lebih dari 80 persen dan mobil harus diparkir di luar ruangan.

Potensi Masalah di Negara Lain
Karena masalahnya ditemukan pada sel baterai, sebenarnya masalah tersebut tidak diakibatkan dari produksi mobilnya, melainkan produksi baterainya yang dilakukan oleh SK On. Ini berarti ada potensi masalah serupa bisa ditemukan di negara selain AS, dan inilah yang harus diwaspadai oleh Hyundai dan Kia. Siapa tahu mereka bisa menemukan masalah serupa di negara lainnya, termasuk di Indonesia, mengingat ketiga mobilnya sudah dijual disini.
Ioniq 5 masih diandalkannya sampai sekarang, terbukti dengan dirilisnya varian Ioniq 5 N beberapa tahun lalu dan modelnya dirakit lokal. Sementara Kia masih mendatangkan mobil listriknya langsung dari luar negeri, walau itu bukan jadi masalah baginya karena mereka masih bsia memenuhi permintaan di pasar tujuannya. Tetap saja, mereka belum punya rencana untuk merakit modelnya secara lokal, baik itu EV6 maupun EV9.

Bukan yang Pertama?
Ternyata recall ini bukan yang pertama dilakukan Hyundai di Amerika Serikat, karena mereka pernah melakukannya beberapa kali jauh sebelumnya. Beberapa bulan lalu Palisade kena recall, dan tahun lalu saja mereka pernah menarik 500 unit Tucson disana. Ioniq 5 bahkan pernah ditarik sebelumnya, termasuk versi N, meski ini terjadi sekitar dua tahun lalu dan sejak saat itu tidak ada masalah lainnya pada model standar maupun berperforma tingginya.
Kebanyakan masalahnya ditemukan pada komponen mesin atau fiturnya yang bermasalah, seperti pada Tucson dan Palisade. Jelas mereka harus menanganinya sebelum terlambat, walau dalam beberapa kasus sempat menimbulkan insiden serius yang mengharuskannya untuk memperbaiki fitur yang bermasalah tersebut. Kini mereka bisa memberikan peringatan bagi pemilik mobil dengan unit mobil yang punya potensi masalah.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Ioniq 5 tetap diandalkan Hyundai sampai sekarang tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di luar negeri. Meski kini mereka terus memperluas lini model Ioniq di sejumlah negara, Ioniq 5 masih bisa mencetak hasil penjualan yang cukup bagus. Begitupun dengan Kia yang juga melakukan hal serupa terhadap lini model EV, dimana kini ada banyak pilihan yang ditawarkan.
Sampai sekarang keduanya juga terus menambah model yang dijualnya disini, seperti Hyundai yang menyiapkan Ioniq 3 untuk dihadirkan tahun ini.












