RiderTua.com – Halo Sobat RiderTua pecinta otomotif, Honda Wave 110 yang baru saja mendapat pembaruan di pasar Laos. Berada di kelas bebek komuter kecil yang lincah dan ekonomis. Untuk pasar Asia Tenggara, model yang sering dibandingkan dengan motor tersebut adalah Yamaha Finn.
Keduanya didesain untuk mobilitas harian, biaya operasional rendah, dan kepraktisan maksimal. Namun karakter dan pendekatan desain kedua motor ini berbeda cukup jelas, yang membuat pilihan jadi menarik bagi rider yang ingin motor kecil namun bertenaga, irit, dan nyaman.
▶Daftar Isi
Honda Wave 110: Bebek Komuter Irit & Andal dengan Gaya Klasik

Honda Wave 110 di Laos adalah generasi baru dari motor bebek klasik yang membawa desain nostalgia ala Honda Supra Fit ke era modern. Mesin satu silinder 109,2cc SOHC 2-klep PGM-FI pendingin udara.
Klaim mampu menghasilkan tenaga sebesar 8,5 hp pada 7.500 rpm dan torsi maksimal 8,65 Nm pada 5.500 rpm. Angka yang cukup untuk mobilitas harian di rute kota atau jalan antar desa.

Wave 110 dikenal karena transmisi 4 percepatan semi-otomatis yang halus, konsumsi bahan bakar irit, dan bobot ringan membuatnya mudah dikendalikan bahkan bagi pengendara baru. Rangakaian fiturnya sederhana tetapi fungsional, termasuk rem depan cakram pada varian tertentu dan bagasi di bawah jok yang cukup luas untuk menyimpan perlengkapan harian.
Kelebihan Honda Wave 110:
- Sangat irit bahan bakar dan biaya operasional rendah, cocok buat komuter harian.
- Handling ringan dan mudah dikendalikan di lalu lintas kota.
- Desain klasik yang familiar dan mudah diservis di bengkel lokal Honda.
Yamaha Finn: Bebek 115 cc dengan Power Lebih & Kenyamanan Sedikit Lebih

Yamaha Finn hadir sebagai pilihan lain di kelas bebek kecil tetapi dengan kubikasi yang sedikit lebih besar. Silinder tunggal 114cc SOHC 2-klep FI pendingin udara yang memberi sensasi tenaga sedikit lebih kuat dibanding Wave 110.
Mesinnya ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 8,8 hp pada 7.000 rpm dan torsi 9,2 Nm pada 5.500 rpm. Untuk respons tenaga yang terasa halus dan memadai dalam penggunaan sehari-hari.

Finn punya ukuran bodi yang sedikit lebih panjang dan ketinggian jok yang sedikit lebih tinggi dibanding Wave, memberi ruang kaki yang nyaman dan ergonomi yang cocok bagi rider dengan postur sedikit lebih besar. Tersedia pula varian dengan rem cakram depan dan sistem UBS (Unified Braking System) yang membantu distribusi pengereman lebih baik.
Kelebihan Yamaha Finn:
- Tenaga mesin sedikit lebih besar dan responsif di putaran bawah sampai menengah.
- Varian dengan rem cakram dan UBS memberi rasa aman ekstra saat pengereman.
- Bodi sedikit lebih besar dan ergonomi nyaman untuk penggunaan harian panjang.
| Aspek | Honda Wave 110 | Yamaha Finn |
|---|---|---|
| Segmen | Bebek Komuter 110cc | Bebek Komuter 115cc |
| Mesin | 1 silinder 109,2cc SOHC 2-klep PGM-FI pendingin udara | 1 silinder 114cc SOHC 2-klep FI pendingin udara |
| Tenaga | 8,5 hp @ 7.500 rpm | 8,8 hp @ 7.000 rpm |
| Torsi | 8,65 Nm @ 5.500 rpm | 9,2 Nm @ 5.500 rpm |
| Transmisi | 4-percepatan semi-otomatis | 4-percepatan semi-otomatis |
| Karakter Mesin | Halus, irit, fokus efisiensi harian | Sedikit lebih bertenaga, responsif di putaran bawah-menengah |
| Pengereman | Tromol belakang, depan cakram (varian tertentu) | Tromol belakang, depan cakram (varian tertentu) + UBS |
| Ergonomi | Ringan dan mudah dikendalikan, cocok pemula | Bodi sedikit lebih besar, ruang kaki lebih lega |
| Karakter Utama | Klasik, ekonomis, biaya servis rendah | Lebih modern, sedikit lebih nyaman dan aman saat pengereman |
| Harga | — (menyesuaikan pasar) | — (menyesuaikan pasar) |







