Home MotoGP Jomplang Jauh, Gaji Marc Marquez Tertinggi Tapi Gaji Marco Bezzecchi Justru Terendah...

    Jomplang Jauh, Gaji Marc Marquez Tertinggi Tapi Gaji Marco Bezzecchi Justru Terendah di 2026

    Marco Bezzecchi - Marc Marquez - Pecco Bagnaia, Podium MotoGP Assen Belanda 2025
    Marco Bezzecchi - Marc Marquez - Pecco Bagnaia

    RiderTua.com – Selamat bergabung kembali di obrolan hangat khas RiderTua. Bro sekalian, keberhasilan Marc Marquez meraih gelar dunia tahun lalu, jelas memengaruhi stabilisasi gaji sekaligus menciptakan kesenjangan gaji antara juara dunia dan non-juara dunia. Di puncak daftar pembalap bergaji paling tinggi, jelas ditempati Marc Marquez. The Baby Alien diperkirakan akan menerima 17,2 juta euro (Rp 338,8 miliar) per musim pada 2026 atau naik 5 % dari gaji sebelumnya yang mencapai 12 juta euro (Rp 236,4 miliar). Hal ini karena peningkatan jumlah kemenangan dengan 11 grand prix dan 14 sprint tahun lalu. Namun apa yang diterimanya, sejauh ini semuanya masih dalam batas normal.

    Selalu menarik jika membahas gaji pembalap MotoGP yang selalu bikin penasaran. Seperti yang diketahui, pembalap MotoGP benar-benar diistimewakan dengan gaji yang memungkinkan mereka untuk hidup nyaman untuk saat ini. Namun hal tersebut juga tergantung pada tim dan status mereka (sebagai pembalap pabrikan atau tim satelit).

    Jomplang Jauh, Gaji Marc Marquez Tertinggi Tapi Gaji Marco Bezzecchi Justru Terendah

    Marc Marquez - Marco Bezzecchi
    Marc Marquez – Marco Bezzecchi

    Di peringkat 2 adalah Fabio Quartararo, yang memiliki gaji 12 juta euro (Rp 236,4 miliar). Pada 2024, Juara dunia 2021 ini menandatangani kontrak bernilai jutaan euro dengan Yamaha setelah dijanjikan motor kompetitif pada 2025 dan seterusnya. Waktu itu, El Diablo ‘kebelet’ pindah ke pabrikan lain karena dia kecewa dengan performa M1 yang dianggapnya sebagai motor yang paling ‘lemot’ di grid. Sehingga dia sempat dilabeli ‘mata duitan’ oleh sebagian orang.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Dengan gaji 7 juta Euro (Rp 137,9 miliar), Pecco Bagnaia yang meraih 3 gelar dunia (1 kali di Moto2 dan 2 kali di MotoGP) menempati peringkat 3. Namun sama seperti kebanyakan pembalap, kontraknya dengan Ducati akan habis akhir tahun ini. Masa depan Pecco masih menjadi tanda tanya, mengingat performanya yang buruk musim lalu.

    Jorge Martin, juara bertahan yang mengalami musim yang sulit dengan sejumlah crash dan cedera, menerima gaji sekitar €4,2 juta (Rp 82,7 miliar) dan menempati peringkat 4.

    Massimo Rivola - Marco Bezzecchi
    Massimo Rivola – Marco Bezzecchi

    Di peringkat 5 ditempati Maverick Vinales yang menerima gaji 4 juta Euro (Rp 78,8 miliar). Angka tersebut tergolong besar, mengingat dia membalap untuk tim satelit (Tech3). Johann Zarco dan Jack Miller, yang masing-masing digaji 4 juta Euro (Rp 78,8 miliar) dan 3 juta Euro (Rp 59,1 miliar) berada di peringkat 6 dan 7. Angka ini didapatkan karena mereka berdua termasuk di antara pembalap paling senior di grid seperti Vinales, meskipun tidak lagi membalap di tim pabrikan.

    Perbedaan gaji 2 pembalap pabrikan Honda yakni Joan Mir dan Luca Marini sangat jauh. Mir sebagai juara dunia MotoGP 2020 mendapat gaji 3 juta Euro (Rp 59,1 miliar), sementara Marini hanya digaji 900.000 Euro (Rp 17,7 miliar).

    Dan yang paling mengejutkan adalah gaji yang diterima 2 pembalap tim pabrikan KTM yakni Pedro Acosta dan Brad Binder. Acosta menerima gaji 1,5 juta Euro (Rp 29,6 miliar) dan Binder 1 juta Euro (Rp 19,7 miliar). Ini artinya, gaji mereka lebih rendah jika dibandingkan dengan gaji pembalap tim satelit Enea Bastianini yang menerima 2,5 juta Euro (Rp 49,3 miliar).

    Gigi Dall'Igna - Marc Marquez
    Gigi Dall’Igna – Marc Marquez

    Gaji lain yang kurang dihargai adalah Alex Marquez. Sebagai runner-up 2025, adik Marc Marquez itu hanya digaji kurang dari 1 juta Euro. Namun jika dibandingkan rekan setimnya Fermin Aldeguer yang tergolong masih baru di MotoGP, gaji Alex cukup besar. BTW, Aldeguer menerima gaji 300.000 Euro (Rp 5,9 miliar).

    Yang paling membagongkan adalah gaji Marco Bezzecchi. Sebagai pembalap tim pabrikan, dia hanya menerima gaji 300.000 Euro jumlah yang sama seperti yang diterima Aldeguer dan pembalap tim Trackhouse. Gaji rider yang berhasil menempati peringkat 3 dalam klasemen MotoGP 2025 itu €3,7 juta lebih rendah daripada rekan setimnya Martin.

    PeringkatPembalapTimGaji / MusimKeterangan
    1Marc MarquezDucati Lenovo€17,2 jutaJuara Dunia 2025
    2Fabio QuartararoYamaha€12 jutaJuara Dunia 2021
    3Francesco BagnaiaDucati Lenovo€7 juta2× Juara Dunia MotoGP
    4Jorge MartinAprilia€4,2 jutaJuara Bertahan
    5Maverick VinalesTech3 KTM€4 jutaTim Satelit
    6Johann ZarcoLCR Honda€4 jutaPembalap Senior
    7Jack MillerKTM€3 jutaPembalap Senior
    8Joan MirHonda€3 jutaJuara Dunia 2020
    9Enea BastianiniTech3 KTM€2,5 jutaTim Satelit
    10Pedro AcostaKTM€1,5 jutaRookie Sensasional
    11Brad BinderKTM€1 jutaPembalap Pabrikan
    12Alex MarquezGresini Ducati< €1 jutaRunner-up 2025
    13Luca MariniHonda€900.000Non-Juara Dunia
    14Fermin AldeguerGresini Ducati€300.000Rookie
    15Marco BezzecchiAprilia€300.000Peringkat 3 MotoGP 2025

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    1 KOMENTAR

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini