RiderTua.com – Salah satu hal yang mengejutkan dari Marc Marquez adalah kemampuannya menyalip lebih dari seratus kali. Meskipun ia menggunakan motor yang paling kompetitif di grid, perlu dicatat bahwa bukan hanya dia yang mengendarai GP23… ada empat pembalap lain: Alex Marquez, Fabio Di Giannantonio, dan Marco Bezzecchi. Namun, Marc Marquez telah berhasil naik setidaknya 107 posisi dalam 22 balapan, termasuk Sprint dan balapan utama pada hari Minggu, menjadikannya pembalap dengan jumlah aksi menyalip terbanyak di MotoGP.
“Kami unggul dalam hal menyalip dan juga kecelakaan. Mari kita lihat apakah kami bisa mengurangi angka kecelakaan dan memperbesar jarak dalam hal menyalip, yang berarti kami berada di depan dan tidak terlalu tertinggal,” kata Marc Marquez dalam sebuah wawancara setelah comeback mengesankan pada hari Minggu di Red Bull Ring.
Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇
Marc Marquez Lebih dari Seratus Kali Menyalip!
Enea Bastianini – Marc Marquez
Pernyataannya memang benar: jika dia adalah pembalap yang paling sering terjatuh di MotoGP, dan di seluruh Kejuaraan Dunia dengan 16 kecelakaan, dia juga yang paling sering menyalip. Meskipun tidak ada catatan resmi, sebuah media Spanyol telah menganalisis balapan demi balapan, baik Sprint (Sabtu) maupun balapan utama (Minggu), dan menyimpulkan bahwa Marc telah menyalip lebih dari seratus kali, tepatnya 107 kali, dalam 22 balapan yang diikutinya.
Pembalap lain, seperti Enea Bastianini dan Brad Binder, juga melakukan comeback, tetapi tidak sebanyak itu. Misalnya, ‘Bestia’ naik dari posisi kesepuluh ke posisi ketiga di balapan Assen atau dari posisi kesepuluh ke posisi keempat di Le Mans. Sementara itu, Brad Binder naik dari posisi ke-22 ke posisi kedelapan dalam balapan utama di Prancis atau dari posisi ke-17 ke posisi kesembilan di Texas.
Namun, seperti yang diakui Marc sendiri, ini bukanlah sesuatu yang membuatnya sepenuhnya puas, karena jika dia harus melakukan comeback dari posisi belakang, itu berarti dia telah melakukan kesalahan sebelumnya. Dalam kasus Marc, ini biasanya disebabkan oleh hasil kualifikasi yang buruk, bukan start yang buruk seperti yang terjadi di GP Austria ketika ia tidak bisa mengaktifkan perangkat holeshot depan dan terlibat kontak dengan Franco Morbidelli pada start hari Minggu di Red Bull Ring. Faktanya, Marc biasanya paling banyak menyalip di awal balapan dan di tikungan-tikungan pertama, meskipun dia juga telah menunjukkan kemampuannya untuk menyalip dengan motor Ducati..
RiderTua.com - Di pasar Vietnam, Honda Wave Alpha Classic dan Yamaha Sirius sama-sama mengisi segmen motor bebek 110cc yang dikenal irit, tangguh, dan ekonomis untuk...
RiderTua.com - Mirip banget Supra Fit, Honda Wave Alpha Classic 2026 dikabarkan meluncur di Vietnam yang tetap sebagai motor bebek ekonomis, nyaman buat dipakai...
RiderTua.com - Di pasar Taiwan, Suzuki Saluto 125 dan SYM Fiddle 125 sama-sama mengusung konsep skutik retro yang memadukan desain klasik dengan teknologi modern. Keduanya...
RiderTua.com - Sebuah matik retro cakep yang didambakan banyak orang, Suzuki Saluto 125 2027 kini hadir dengan memboyong sejumlah pembaruan, meski ada perubahan di...
RiderTua.com - Kawasaki Ninja ZX-4RR dan Kove 450RR sama-sama mengisi segmen supersport bermesin empat silinder yang mengutamakan performa tinggi, handling presisi, dan teknologi modern. Keduanya...
RiderTua.com - Seri Kawasaki Ninja ZX-4R yang hadir di Jepang kini hadir model terbaru 2027-nya dengan masih ditawarkan dalam 2 varian: Ninja ZX-4R SE...