Cal Crutchlow : Jika Marc Marquez di Ducati Balapan akan Membosankan

Marc Marquez - Cal Crutchlow

RiderTua.com – Untuk pertama kalinya sejak final musim tahun lalu di Valencia, Cal Crutchlow akan kembali ambil bagian dalam balapan di Motegi akhir pekan ini atau hampir 11 bulan kemudian. Meski demikian, tes rider Yamaha itu tidak khawatir akan bersaing melawan para pembalap muda di balapan nyata.

“Mereka seharusnya takut padaku. Karena terakhir kali aku berada di trek adalah pada bulan April dengan pembalap lain. Di Aragon dan di Motegi aku melakukan tes sendiri setelahnya. Jadi mereka harusnya khawatir, aku akan melewatkan titik pengereman di tikungan 1. Sekarang sepertinya ada penumpukan pembalap di tikungan 1 setelah start setiap minggunya. Jadi saya akan memulainya 5 detik lebih lambat, lalu mengambil 8 posisi di tikungan,” ujar Cal yang sudah menyiapkan strategi khusus untuk GP Jepang tapi dengan bercandyaaa.

Cal Crutchlow : Jika Marc Marquez di Ducati Balapan akan Membosankan

“Saya merasa baik-baik saja. Tentu saja, referensinya akan sedikit berbeda, tapi saya juga bukan pemula. Saya menantikan untuk melihat beberapa motor lain di trek, tidak hanya melihat seorang marshal yang duduk di tepi trek dan sibuk mengirim pesan kepada istrinya melalui smartphonenya,” imbuh Cal Crutchlow lagi-lagi dengan gaya banyolannya.

Menurut Yamaha, tujuan penggunaan wildcard Cal adalah untuk memajukan pengembangan. Namun tidak ada inovasi besar yang diharapkan pada M1 miliknya, selain tampilan spesial dari Yamalube RS4GP Racing Team. “Kami perlu memahami beberapa part dengan lebih baik. Ini bukan sesuatu yang belum kami uji, namun kami harus mulai memilah atau mempertahankan beberapa hal secara keseluruhan,” ujar rider berusia 37 tahun itu kali ini dengan nada serius.

Yang lebih menarik adalah pernyataan pembalap asal Inggris itu tentang masa depan mantan rekan semereknya di Honda, Marc Marquez. Juara dunia MotoGP 6 kali itu sendiri juga berhati-hati untuk tidak membuat komitmen yang jelas di Motegi, sehingga semua hanya bisa menebak-nebak.

Papa Willow itu mengungkapkan, “Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan jika saya menjadi Marc. Tetapi saya selalu mengatakan bahwa jika Marc pindah ke Ducati, semua orang tidak perlu bersaing lagi. Dan itulah alasannya, saya tidak ingin dia melakukan itu. Saya harap dia bisa membalikkan keadaan bersama Honda.”

“Saya tidak terlalu peduli, saya hanya ingin melihat balapan yang bagus di TV. Menurutku Marc tetaplah pembalap terbaik dan talenta terhebat yang pernah ada. Saya pernah mengendarai Honda yang sama dengannya. Saya tahu apa yang dia lakukan dan saya memahaminya. Tapi saya tidak bisa menerapkannya. Bakatnya luar biasa dan menurutku dia tidak kehilangan bakat itu.”

Marc Marquez - Alex Marquez - Gresini
Marc Marquez – Alex Marquez – Gresini

“Saya hanya berpikir, motornya tidak mampu membuatnya bisa melakukan apa yang biasa dia lakukan. Jika motornya kompetitif, menurutku dia akan tetap berada di puncak kejuaraan. Jadi jika dia bergabung dengan Ducati, mungkin balapan akan sangat membosankan. Ceritanya lain jika dia kembali bersama Honda. Menurutku ini bisa menjadi cerita yang lebih baik untuk setiap orang.”

“Kami tahu Yamaha dan Honda bisa membangun motor terbaik di dunia karena mereka sudah melakukannya selama bertahun-tahun. Ducati sudah 15 tahun tidak menang, Aprilia belum menunjukkan konsistensinya, KTM baru saja mulai kuat. Itulah balapan.”

“Honda dan Yamaha adalah pabrikan yang kuat. Mereka tahu cara membuat motor, mereka punya insinyur yang bagus. Masalahnya adalah mereka harus mengubah cara mereka bekerja. Karena apa yang selalu mereka lakukan sekarang, gagal total. Aturan mainnya sudah berubah, itulah kenyataannya. Kami harus lebih terbuka, Yamaha tahu itu dan saya yakin Honda juga mengetahuinya. Jika mereka mulai bertindak lebih cepat, merespons dengan lebih baik, lebih tidak memihak dan mungkin tidak bermain terlalu aman, saya yakin mereka akan berhasil,” pungkas Cal Crutchlow.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *