Kesal Teknologi Ducati Dikebiri: Melarang Lebih Mudah!

RiderTua.com – Ducati kesal dengan FRHD (Front Ride Height Device) yang dilarang tahun depan, hingga bos teknis Ducati Davide Barana berujar, “Melarang lebih mudah, daripada mengembangkan teknologi motor.”.. Di awal musim MotoGP 2022, Ducati harus mengalami pukulan telak di tingkat MSMA (Motorcycle Sports Manufacturers Association) atau Asosiasi Pabrikan Motor Sport. Pasalnya para insinyur yang dipimpin oleh Gigi Dall’Igna telah membawa perangkat pengatur ketinggian baru di Malaysia dan Indonesia selama pramusim, perangkat penurun bagian depan bertujuan untuk menurunkan pusat gravitasi motor saat keluar dari tikungan untuk meningkatkan akselerasi.

Perangkat ini akan membuat kecepatan meningkat dengan mengurangi intervensi elektronik Desmosedici GP22, tetapi pabrikan saingan yang tergabung di MSMA telah bekerja sama untuk melarangnya mulai tahun 2023. Dengan alasan (terutama Honda melalui Takeo Yokoyama) bahwa teknologi ini tidak dipakai / dibutuhkan pada motor harian (jalan raya).. Ibarat Ducati giat mengembangkan motor dengan temuan inovatifnya, lawan tinggal melarang, mudah bukan..

Alasan Pelarangan

Johann Zarco dari tim Pramac yang ditugasi untuk menangani pelaksanaan proyek unit FRHD ini, sebelum akhirnya juga harus terhenti. Pasukan Borgo Panigale harus tetap mengandalkan perangkat pengatur ketinggian atau sistem holeshot depan untuk start dan yang belakang saat bergerak. Sesuatu yang sangat mirip terjadi pada masa pengenalan winglet, ketika Honda memimpin dalam pelarangan sayap aerodinamis karena takut dengan alasan keselamatan. Sebuah keputusan yang kemudian dielakkan Ducati dengan fairing aerodinamis yang menjadi standar yang dipakai juga oleh pabrikan lain. Direktur teknis Honda Takeo Yokoyama menjelaskan alasan penolakannya terhadap FRHD dengan masalah komersial. ” Alat itu tidak akan pernah dipakai untuk motor jalan raya, itulah sebabnya kami memilih untuk mendukung larangan yang diusulkan penyelenggara,” katanya.

front ride-height device
front ride-height device

Bahkan Massimo Rivola, dari Aprilia, akan mendukung pelarangan semua unit penurun ketinggian, juga karena alasan alat itu tidak akan pernah dipakai di motor produksi. Namun faktanya mereka dibutuhkan di MotoGP, untuk mengurangi kecenderungan wheelie karena dengan menurunkan pusat gravitasi, lebih banyak power yang bisa di transfer ke aspal dan kecepatan meningkat. Tetapi untuk melarang semua jenis holeshot (depan dan belakang), perlu persetujuan dari semua pabrikan dan jelas Ducati tidak berniat menyenangkan para rivalnya.

Aturan teknis akan tetap tidak berubah hingga 2026, kecuali ada suara bulat… Direktur teknis Ducati Davide Barana tidak memahami perubahan yang terjadi di MSMA dengan baik di awal musim. “Jika saya memikirkan cerita ini, itu bukan pertanda baik dari sebuah keadilan. Alih-alih mengembangkan motor, mereka lebih mudah untuk melarang apa yang hanya dimiliki oleh satu pabrikan. Itu sudut pandang saya,” pungkasnya..

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Archives