Toyota Catatkan Kenaikan Produksi Mobil Hingga 23 Persen!

RiderTua.com – Toyota mencatatkan hasil penjualan mobil yang cukup bagus selama beberapa bulan terakhir pada tahun ini. Walau demikian, produksinya sempat terganggu akibat adanya krisis chip semi-konduktor. Tapi nyatanya Toyota melihat adanya kenaikan produksi mobilnya hingga 23 persen. Tentu ini menjadi hasil yang cukup bagus bagi produsen mobil asal Jepang tersebut.

Baca juga: Toyota bZ4X Inden 6 Bulan, Banyak yang Dipesan?

Toyota Mencatat Kenaikan Produksi Mobil

Produksi mobil Toyota memang sempat terganggu akibat adanya sejumlah gangguan, terutama dari krisis chip semi-konduktor. Akibatnya ada sejumlah pabriknya yang harus ditutup sementara guna fokus pada produksi model paling laris di pasar. Walau demikian, hanya sebagian kecil negara yang mengalami dampaknya, dengan Indonesia tidak terdampak cukup parah.

Toyota mampu mempertahankan kondisi yang cukup baik, sehingga produksinya meningkat 23 persen dari sebelumnya. Tentu ini menjadi sesuatu yang bagus, mengingat mereka masih berjuang untuk keluar dari keadaan pasarnya yang belum sepenuhnya memulih. Bahkan dengan dihentikannya produksi mobil untuk sementara sudah dapat memulihkan angka produksinya.

(Motor1)

Krisis Chip

Memang dampak dari krisis chip semi-konduktor masih terasa hingga kini, meskipun dengan segala usaha yang diberikan untuk mengurangi dampaknya. Tapi Toyota mampu mengendalikan situasi tersebut, walau harus mengorbankan produksi sejumlah modelnya untuk sementara. Mereka memang masih berusaha untuk mencari cara agar dapat memulihkan produksinya seperti semula.

Toyota menargetkan mampu memproduksi hingga 9,2 juta kendaraan pada akhir tahun fiskal yang akan terjadi di bulan Maret 2023. Target ini jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang mencapai 8,6 juta unit, tapi sedikit lebih rendah dari target semula, yaitu 9,7 juta unit. Setidaknya target ini lebih masuk akal mengingat kondisi pasarnya belum cukup kondusif seperti yang diperkirakan.

Entah apakah target tahun ini bakal tercapai, sebab ini tergantung dari keadaan pasar roda empat selama beberapa bulan terakhir.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Archives

%d bloggers like this: