Augusto Fernandez, Satu-satunya Rookie MotoGP 2023, Tapi Bukan yang Pertama!

RiderTua.com – Augusto Fernandez, akan menjadi satu-satunya rookie 2023 yang sudah ada dalam sejarah, meskipun begitu ini bukan kasus pertama. Augusto adalah Juara Dunia baru Moto2 yang baru dinobatkan tahun ini. Dia akan melakukan debutnya di MotoGP tahun depan di tim Tech3 GASGAS. Selama tes di Valencia dia menjajal motor barunya, yang tidak lain adalah KTM RC16. Namun, meski belum pernah berlaga di satu pun balapan kelas premier dia ‘auto’ menjadi rookie terbaik 😁.. Dia sudah mengukir sejarah bersama Sylvain Guintoli dan juga Tito Rabat.

Pastinya Augusto Fernandez tidak akan mudah menjalani musim balapanya di tahun 2023 sebagai rookie MotoGP. Karena dia datang dalam kondisi yang persis sama dengan pendahulunya Remy Gardner. Seperti pembalap Australia itu, dia bergabung dengan tim Tech3 sebagai Juara Dunia Moto2. Gelar terbaik di kelas menengah (Moto2) tetapi bisa saja berakhir tragis dan terlempar ke dasar. Dia jelas akan berusaha tidak senasib dengan pendahulunya itu, meskipun penyebab didepaknya Remy karena ulah Manajernya..

Augusto Fernandez
Augusto Fernandez

Yang pasti, Augusto Fernandez sendiri tidak perlu khawatir dengan gelar rookie of the year. Karena dia akan menjadi satu-satunya pendatang baru (rookie) di tahun 2023. Oleh karena itu, pada tahun ini tidak akan ada kompetisi pendatang baru terbaik, mengingat tidak akan ada yang bersaing untuk memperebutkan gelar itu. Situasi yang bukan hal baru di paddock MotoGP, mengingat hal yang sama terjadi pada tahun 2007 dengan Sylvain Guintoli dan pada musim 2016 dengan Tito Rabat. Meskipun dibanding mereka setidaknya Augusto Fernandez berada di pabrikan yang baik dalam statistik dibanding Guintoli dan Rabat dahulu.

Berikut ini komentar Augusto Fernandez ketika dia turun dari RC16 setelah tes Valencia.. Di mana dia finis ke-22 terpaut 1,6 detik dari waktu terbaik hari itu, pembalap Palma de Mallorca mengakui bahwa itu adalah hari yang luar biasa dan dia sangat senang dengan pekerjaan yang dilakukan dengan tim. Semuanya sangat berbeda dari Moto2, dia beradaptasi dengan semua hal baru, seperti elektronik.

“Kami hanya fokus untuk beradaptasi dengan motor, melakukan lap sebanyak mungkin untuk menemukan feeling. Saya bermimpi mengendarai motor MotoGP sepanjang hidup saya. Motor ini luar biasa,” pungkasnya..

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Archives