Miguel Oliveira Lebih Baik dari Miller, Kenapa Dibuang KTM?

RiderTua.com – Miguel Oliveira tahun depan ‘terdepak’ dari KTM ‘tanpa kesalahan’ bahkan dia lebih baik dari Miller yang merebut kursinya.. Di balapan hujan terbukti dokter gigi itu lebih gacor menari di lintasan basah dengan RC16-nya. Oliveira kini membukukan 5 kemenangan MotoGP. Satu lebih banyak dari Jack Miller yang mengumpulkan 4 kemenangan. Jadi apakah KTM menyesal mengambil Miller dan membuang Olive?.. Bagaimanapun Oliveira membuktikan bahwa dirinya mempunyai keahlian khusus saat balapan di trek basah tanpa latihan dalam kondisi hujan.

Rider asal Portugal itu mempersembahkan kemenangan keduanya musim ini untuk Red Bull-KTM di GP Thailand di Buriram. Pabrikan asal Austria itu harus menunggu 6 bulan dan 15 balapan sejak Mandalika untuk kembali meraih kemenangan. BTW, setelah tes Misano dan beberapa pembaruan, titik balik datang di GP Aragon. Sejak itu, Oliveira dan Brad Binder masing-masing berhasil mencapai Q2 di 3 balapan terakhir. Oliveira mencetak 41 poin dan Binder 39 poin. Sementara juara dunia Fabio Quartararo, hanya 8 poin! Miguel Oliveira naik dari peringkat 11 ke peringkat 8 dalam klasemen pembalap, sementara Binder bertahan di peringkat 6.

Miguel Oliveira: 10 Menit Pertama Sangat Penting

Red Bull-KTM kini menempati peringkat 3 di klasemen tim dan KTM berada di peringkat 4 di klasemen konstruktor. Sementara itu, Yamaha berada di peringkat 3 di klasemen konstruktor, karena Quartararo sejauh ini menyumbang 219 dari 224 poin keberhasilan.

Strategi KTM mengirimkan pembalap pabrikan MotoGP yang sudah terbukti handal ke kompetisi dengan dukungan terbaik dan materi terbaik hingga final Kejuaraan Dunia sekarang membuahkan hasil, bahkan jika mereka pergi setelah musim ini berakhir dan pindah ke kompetisi lain (mis: WSBK).

Strategi ini terbukti ampuh, seperti Pol Espargaro yang meraih dua kali finis ke-3 dan satu kali finis ke-4 dalam tiga balapan terakhir di Valencia dan Portimao pada tahun 2020 lalu. Di Repsol-Honda Pollycio diabaikan dan melempem. Di GP Thailand, Pol hanya finis di posisi 14 dan tidak sabar untuk kembali ke Pierer Mobility AG. Pada musim 2023 dan 2024 di Tech3, peringkat 5 Kejuaraan Dunia 2020 itu akan menunggangi motor pabrikan dari Tim GASGAS Factory sebagai rekan setim dari pemimpin klasemen Moto2 Augusto Fernandez.

Oliveira mengatakan, “Kami banyak berlatih di lintasan basah di Motegi akhir pekan lalu. Dan ketika kami memiliki lebih banyak ‘track time’ di tengah hujan, waktu di trek basah semakin dekat. Akibatnya, saya tidak bisa mendapatkan banyak manfaat dari kemampuan saya untuk beradaptasi dengan cepat dengan kondisi basah di Thailand.”

“Kemampuan ini hanya muncul dengan sendirinya dalam 10 menit pertama, ketika kita datang dari sesi latihan di trek kering ke dalam hujan. Waktu yang singkat ini penting dan krusial jika kita ingin selangkah lebih maju dari lawan kita di lintasan basah. Saya pikir di balapan Buriram juga, 10 menit pertama balapan adalah yang menentukan dan yang paling penting,” tegas rider berusia 27 tahun itu.

“Dalam 10 menit ini saya menemukan potensi saya dan mendapatkan indikasi seberapa baik feeling saya dan seberapa keras saya dapat gas pol di trek basah,” ungkap Oliveira, yang akan bergabung di tim satelit milik Razlan Razali di RNF-Aprilia pada tahun 2023 dengan RS-GP 22.

KTM Berharap Oliveira kembali Suatu Saat

Pada bulan Mei lalu, KTM menandatangani Jack Miller untuk tim Red Bull KTM dan menawarkan tempat kepada Oliveira di tim GASGAS Tech3. Tetapi rider asal Portugal itu menolak tawaran ini dan dia tidak menunjukkan pengertian untuk tindakan ini. Bahkan kontrak kerja 3 tahun dari bos perusahaan Stefan Pierer di GP Austria pada Agustus lalu tidak bisa mengubah pendirian Miguel. Pasalnya, dia sudah menandatangani kontrak awal dengan Aprilia Racing. “Siapa tahu, mungkin Miguel akan kembali dalam 1 atau 2 tahun,” kata Stefan Pierer setelah menerima penolakan dari Oliveira untuk dipindah ke tim satelit GasGas…

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: