Brad Binder: Kyalami Ideal untuk Menggelar GP Afrika Selatan

RiderTua.com – Sejak 1985, GP Afrika Selatan belum digelar di Sirkuit Kyalami dekat Johannesburg. Brad Binder berpikir bahwa trek itu cocok untuk balapan MotoGP dan sedang mempromosikan untuk balapan kandang. Dalam jajak pendapat penggemar yang diadakan Dorna mengungkapkan bahwa, banyak pendukung MotoGP ingin GP Afrika Selatan ‘dihidupkan’ kembali. Kyalami dan Welkom telah menyelenggarakan balapan selama 40 tahun terakhir. Tetapi Phakisa Freeway di Welkom menggelar balap mulai dari 1999 hingga 2004, setelah itu menghilang dari kalender GP untuk selamanya karena gagal menarik minat penonton secara konsisten. Mungkin menunggu Brad Binder juara dunia dulu, mungkin penonton lokal akan meningkat?..

Brad Binder: Kyalami akan Ideal untuk Menggelar GP Afrika Selatan

Pada 2022, Brad dan Darryn Binder juga menginginkan balapan kandangnya. Brad memenangkan Kejuaraan Dunia Moto3 2016 dan menjajal sirkuit Kyalami dengan motor MotoGP KTM RC16 selama liburan musim panas.

Kyalami (dekat Johannesburg) menjadi tuan rumah 3 seri mulai dari tahun 1983 hingga 1985, kemudian pada tahun 1992 dan Kejuaraan Dunia Superbike 2009.

“Saya berharap kami dapat menggelar GP Afrika Selatan lagi di masa mendatang,” kata Brad Binder, pembalap pabrikan Red Bull KTM yang kini menempati peringkat 6 di Kejuaraan Dunia MotoGP.

Rider berusia 26 tahun itu menegaskan, “Kyalami adalah sirkuit yang sangat baik, fasilitas dan infrastrukturnya sudah lengkap dan sangat mendukung, termasuk fasilitas pit dan yang lainnya. Mereka lebih baik ketimbang sebagian besar trek balap saat ini yang kami ikuti. Mereka sangat siap untuk menggelar balapan. Kita hanya perlu memindahkan dinding sedikit ke belakang di dua lokasi sehingga ada cukup ruang jika pembalap jatuh saat terjadi kesalahan. Ketika itu selesai, tidak ada yang menghalangi GP di Afrika Selatan.”

Namun sejauh ini pihak operator Kyalami belum mengajukan permohonan ke Dorna untuk menggelar balap motor. Berbeda dengan Sirkuit Sokol (Kazakhstan), Sirkuit Internasional Buddh (India) dan Arab Saudi, yang sejauh ini bahkan pembangunan trek balapnya belum dimulai.

Hampir tidak ada balapan yang digelar di Sirkuit Kyalami yang telah direnovasi (panjang 4,522 km, 16 tikungan) hingga hari ini, karena terletak di area perumahan dan harus mematuhi peraturan penghindaran kebisingan yang ketat.

Sebaliknya, sebagian malah diubah menjadi Kyalami Office Park yang merupakan rumah bagi usaha kecil dan menengah.

Pada tahun 2009, Kejuaraan Dunia Superbike diadakan di Kyalami untuk pertama kalinya sejak tahun 2002. Setelah event lain pada tahun 2010, kontrak antara pemerintah provinsi Gauteng dan pemasar Kejuaraan Dunia Superbike Flammini yang awalnya berjalan hingga tahun 2015, resmi dihentikan.

“Kami telah berbicara dengan operator Kyalami beberapa tahun yang lalu, tetapi tidak ada yang terjadi sejak itu,” tegas CEO Dorna Carmelo Ezpeleta.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: