Daihatsu Copen yang Kurang Laku di Indonesia

RiderTua.com – Daihatsu mungkin hanya menawarkan model MPV, SUV, atau LCGC di Indonesia. Tapi siapa sangka kalau mereka pernah jualan mobil mungil kei car, walau itu dulu sekali. Model yang dimaksud adalah Daihatsu Copen, yang sempat menjadi satu-satunya kei car di Tanah Air. Sayangnya usianya cukup pendek dan sudah tidak dijual lagi sejak tahun 2018.

Baca juga: Daihatsu Gran Max Diekspor Ribuan Unit, Termasuk Model Rebadge

Daihatsu Copen, Satu-satunya Kei Car di Tanah Air

Berbicara soal kei car, mobil jenis ini memang cukup populer di Jepang. Konsumen disana terkadang lebih menyukai mobil dengan ukuran lebih kecil dengan harga terjangkau. Terlebih kei car sempat mendapatkan insentif dari pemerintah setempat, kurang lebih seperti LCGC di Indonesia.

Karena cukup populer di kampung halamannya, Astra Daihatsu Motor (ADM) mencoba peruntungannya dengan membawa Copen ke Indonesia. Meski berupa kei car, Copen memiliki desain yang begitu imut tapi tetap terlihat modern. Atapnya juga bisa dibuka, dan Copen bisa menjadi mobil atap convertible berukuran mungil.

(Mobilmo.com)

Kurang Laku

Copen pertama kali dihadirkan di Tanah Air tahun 2015 lalu, tapi penjualannya langsung dihentikan tahun 2018. Sepanjang tiga tahun tersebut, kei car ini hanya menjual 19 unit saja, jauh di bawah rata-rata penjualan mobil CBU lainnya seperti Sirion. Penyebabnya jelas dari harga jualnya yang cukup tinggi akibat modelnya yang diimpor langsung dari Jepang.

Selain itu, dari disini ADM bisa melihat potensi Copen dan kei car lainnya di Indonesia sangatlah kecil. Walaupun peminatnya masih ada, tapi penjualannya sudah tidak mampu menyelamatkannya lagi. Memang karena konsumen lebih memilih mobil MPV atau SUV yang memiliki kapasitas penumpang lebih banyak daripada kei car.

Mungkin setelah ini Daihatsu tidak ingin membawa kei car lagi, mengingat peminatnya cukup kecil disini.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: