Jawaban Cerdas Toprak Razgatlioglu yang ‘Membela’ Jonathan Rea, Disitu ‘Kelemahan’ Ducati!

RiderTua.com – Toprak Razgatlioglu ikut berkomentar mengenai manuver yang dikatakan ‘berbahaya’ yang dilakukan Jonathan Rea terhadap Alvaro Bautista yang membuat rider Ducati itu berakhir di gravel trap. Race kedua Kejuaraan Dunia Superbike di Magny-Cours hari Minggu lalu, meninggalkan perdebatan panas mengenai insiden tersebut. Hal ini menimbulkan pro dan kontra. Kemudian Rea berbicara bahwa hal tersebut merupakan insiden balap normal, namun Bautista dan tim Ducati Aruba.it menuduhnya bahwa dia sengaja melakukan hal tersebut dan mengajukan protes ke Pengadilan Banding FIM.

Seolah Toprak membela Rea, namun dengan jawaban teknis nan cerdas dari seorang pembalap profesional, sehingga terlihat memang itu sebuah upaya wajar dari rival Ducati untuk menyalip.. “Kenapa Rea melakukan manuver disana?.. Karena akselerasi Ducati luar biasa.. Kita (Yamaha dan Kawasaki) tidak dapat menyalip Ducati di tempat lain. Kita hanya bisa menyalipnya di tikungan 15. Johnny mungkin melakukan sedikit kesalahan,” kata Razgatlioglu

Toprak Razgatlioglu Membela Jonathan Rea

Para pembalap di paddock banyak yang tidak setuju atas tindakan Rea itu, karena banyak diantara mereka yang menggangap jika pemenang balapan 117 kali itu sudah melewati batas. Michael Rinaldi (peringkat 4 dalam klasemen) juga berkomentar mengenai insiden itu.

“Tentu saja, pendapat saya tentang insiden itu tidak sepenuhnya netral karena saya rekan satu tim Alvaro. Tetapi semua orang melihat apa yang terjadi. Menurut pendapat saya, kita tidak bisa melakukan manuver seperti itu di awal balapan. Mungkin jika kita memperebutkan kemenangan di beberapa lap terakhir, maka bisa saja terjadi sentuhan seperti itu. Tapi hal itu terjadi di awal balapan, saya sama sekali tidak mengerti. Tapi Alvaro punya pendapat sendiri, Johnny juga memiliki sudut pandangnya sendiri. Saya hanya fokus pada diri sendiri, tapi saya pikir itu terlalu berlebihan,” ujar rider Ducati asal Italia itu.

Rekan satu tim Rea, Alex Lowes menilai insiden itu dari sudut pandang seorang pembalap Kawasaki dengan material inferior. “Johnny menyerang dari sisi dalam Alvaro dan bahkan jika semua orang berpikir Alvaro tidak akan lakukan late braking, dia melakukannya. Bagi beberapa orang, manuver itu mungkin terlihat seperti Johnny brutal, tetapi dia harus mencobanya di tikungan ini untuk kemudian meenang di sektor terakhir yang bagus dan bisa tetap melaju di depannya,” ujar rider asal Inggris itu.

Lowes menambahkan, “Itulah yang telah direncanakan Johnny, tetapi ketika saatnya tiba, mereka bertabrakan. Dia sedikit tidak sabar dan membuat kesalahan. Ini jelas mengecewakan bagi Alvaro karena dia menjalani musim yang kuat, jauh lebih baik ketimbang tahun 2019. Sekarang dia lebih terkontrol dan diperhitungkan ketimbang dulu. Pada akhirnya, ini bisa terjadi di balapan mana pun. Alvaro sedikit terlambat pada hari Sabtu, kali ini Johnny.”

Pendapat Toprak

Juara Dunia Toprak Razgatlioglu yang pernah ‘disingkirkan’ Rea di Assen, secara mengejutkan memihak pembalap Kawasaki itu. “Saya melihat videonya, sangat sulit, karena begitulah cara kerja balapan. Johnny mencoba menyalipnya. Dalam sprint race, saya menabrak Alvaro di tempat yang sama. Apa kamu tahu kenapa? Karena akselerasi Ducati luar biasa,” ujar pembalap Yamaha itu.

“Kita tidak dapat menyalip Ducati di tempat lain. Kita hanya bisa menyalipnya di tikungan 15. Johnny mungkin melakukan sedikit kesalahan. Saya tidak tahu persis, tetapi dia pasti tidak ingin Bautista jatuh, dia hanya ingin menyalipnya. Sayangnya, Alvaro terjatuh, yang tentu saja tidak membuatnya senang. Johnny harus mencoba,” pungkas pembalap asal Turki itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: