Maverick Vinales: Pecco Bagnaia Sangat Cerdas

Aprilia Racing RiderTua.com – Setelah naik podium di TT Assen sebelum jeda musim panas, Maverick Vinales kembali naik podium di GP Silverstone dengan Aprilia RS-GP. Dalam dua balapan tersebut, dia dikalahkan Pecco Bagnaia (Ducati). Sebagai informasi, rider berusia 27 tahun itu hanya mengoleksi 46 poin menjelang TT Belanda, namun dalam dua balapan berikutnya dia mampu menambah 36 poin (finis ke-3/16 poin dan finis ke-2/20 poin). Kini dia melesat ke peringkat 9 dalam klasemen. “Saya menekannya… Saya bertarung dengan sekuat tenaga saya 2 lap sebelum akhir, tetapi Pecco sangat cerdas,” kata Vinales menggambarkan duel sengit melawan rider besutan akademi VR46 di Lenovo Ducati itu…

Maverick Vinales: Pecco Bagnaia Sangat Cerdas

Setelah naik podium di Silverstone, Vinales tentu saja sangat senang. “Saya sangat percaya pada proyek ini. Motor telah berevolusi dan saya juga. Saya selalu berpikir ini hanya masalah waktu dan bagaimana kita bekerja. Kami tahu kami punya potensi untuk bertarung di puncak. Kami telah membuktikannya dalam beberapa peristiwa terakhir. Fokus kami ada pada kami, saya belum mencapai maksimal,” ujar rider asal Spanyol itu.

Pada awal balapan di lintasan sepanjang 5,9 km, terjadi kontak dengan pemimpin klasemen Fabio Quartararo (Yamaha). Apakah itu mempengaruhi jalannya balapan Vinales? “Saya tidak menggunakan ‘rear height device’ di awal, jadi saya melakukan start normal lalu kontak dengan Fabio. Ketika melewati racing line saya, saya harus mengurangi gas, tapi itu balapan. Jika saya memulai start dengan lebih baik, kami tidak akan bersentuhan,” jelas Papa Nina.

“Kemudian saya melakoni balapan secara normal. Saya menunggu sampai 10 lap sebelum akhir, lalu saya menekan dan itu terbayar pada akhirnya. Saya mungkin hanya membutuhkan satu lap lagi. Saya bertarung sekuat saya 2 lap sebelum akhir, tetapi Pecco sangat cerdas,” imbuh Vinales menggambarkan duel sengit melawan rider Ducati itu menjelang garis finis.

“Empat lap sebelum akhir, ban belakang aus. Saya banyak ‘nge-push’ beberapa lap, mungkin terlalu banyak. Namun saya harus mencobanya. Tapi kami senang dengan hasilnya. Beberapa balapan yang lalu kami hanya finis ke-10 atau 12. Kini kami semakin percaya diri, sehingga kami dapat terus bekerja keras,” pungkas rekan setim Aleix Espargaro itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: