Pol Espargaro Berharap Bisa Kembali ke KTM, ‘Aroma’ Didepak Honda?

RiderTua.com – Bisa membalap di tim raksasa seperti Repsol Honda MotoGP adalah dambaan semua pembalap asal Spanyol, begitu juga Pol Espargaro. Jadi saat Pollycio mendapat tawaran untuk 2021 dan 2022, dia langsung menyambarnya. Namun kini setelah 1,5 tahun menjadi rekan setim Marc Marquez, Pol sadar dia ingin kembali ke KTM. Di Repsol-Honda, Pol sudah merasa ditinggalkan dari pengembangan motor RCV lebih lanjut. Baru-baru ini perlengkapan seperti lengan ayun dan sasis baru yang digunakan Marc Marquez malah dipercayakan kepada Stefan Bradl dan Taka Nakagami di balapan kandangnya dan di semua trek… Ada aroma pen’depak’an?

Pol Espargaro Berharap Bisa Kembali ke KTM

Dalam 10 hari terakhir, Aprilia mengkonfirmasi perpanjangan kontrak Aleix Espargaro dan Maverick Vinales untuk 2 tahun ke depan. Sementara Yamaha, mengumumkan perpanjangan kontrak dengan Fabio Quartararo pada hari Kamis. Rider asal Prancis itu juga terikat kontrak hingga akhir 2024. Repsol-Honda akan tampil dengan Marc Marquez dan Joan Mir untuk 2 tahun berikutnya. Oleh karena itu Pol Espargaro berharap bisa kembali ke proyek MotoGP KTM setelah 2 tahun.

Pembalap berusia 31 tahun itu tidak mengalami apa-apa selain kekecewaan di HRC selama 1,5 tahun. Dia berharap punya lebih banyak cengkeraman di roda belakang, tetapi Marc Márquez malah menginginkan lebih banyak grip di ban depan. Sampai saat ini, para insinyur Honda belum menemukan keseimbangan yang tepat untuk Honda RC213V karena keinginan yang berlawanan dari para pembalapnya.

Selain itu, suami Carlota Bertran itu juga rindu suasana kekeluargaan di KTM, dukungan penuh dari CEO Stefan Pierer dan CEO Hubert Trunkenpolz serta persahabatan yang tak terputus dengan Pit Beirer. Dimana Pit ikut merasa senang saat Pol naik podium (finis ke-3) di Qatar 2022 dan juga posisi ke-2 yang diraih pembalap pabrikan KTM-nya Brad Binder. Di Honda, tampaknya Pol merasa terputus dari komunikasi.

Ini berarti bahwa tiga dari empat kursi MotoGP di KTM untuk musim 2023 ditempati oleh Brad Binder dan Jack Miller di Red Bull-KTM, serta Pol Espargaro di Tech3. Di mana Juara Dunia Moto2 2013 itu pernah menunggangi Yamaha M1 selama 3 tahun, mulai 2014 hingga 2016. Kemudian Pol pindah ke tim pabrikan KTM, karena di tim pabrikan Yamaha telah diisi secara permanen oleh Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo sehingga tidak ada peluang promosi.

Di ‘Anak Tiri’ kan?

Pada tahun 2020 di musim keempat sekaligus musim terakhirnya di KTM, Pol Espargaro berhasil meraih lima kali finis di tempat ke-3 dan dua kali pole position dalam 14 balapan di KTM RC16, termasuk balapan di final di Valencia. Karena KTM mendukungnya secara penuh hingga akhir, meskipun HRC juga memberinya dengan part pengembangan baru.

Di Repsol-Honda, Pol sudah merasa terputus dari perkembangan lebih lanjut pada akhir pekan pertama bulan Juni. Baru-baru ini perlengkapan seperti lengan ayun dan sasis baru yang digunakan Marc Marquez malah dipercayakan kepada Stefan Bradl dan Taka Nakagami di GP kandangnya dan di semua trek.

Adik Aleix Espargaro (Aprilia) itu berharap KTM akan mengontraknya lagi untuk 2023, begitu kata Pol seminggu lalu di GP Mugello.

Siapa yang akan mendapatkan tempat kedua di tim Tech3 masih menjadi tanda tanya. Raul Fernandez saat ini dihubungkan dengan WithU-RNF-Aprilia. Sementara Remy Gardner kelihatannya akan bertahan di KTM, tetapi sejauh ini perseteruan antara pabrikan asal Austria itu dengan manajernya Paco Sanchez belum terselesaikan.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page