Andrea Dovizioso: Di Yamaha Kita Harus Cepat Saat Masuk Tikungan

RiderTua.com – Andrea Dovizioso start dari posisi ke-26 atau yang paling terakhir di balapan kandangnya di Mugello. Dan dalam balapan, rider WithU RNF Yamaha MotoGP itu hanya finis ke-20 tanpa poin. Seperti sebelum-sebelumnya, Dovi mengeluh bahwa M1 hanya dapat digerakkan secara kompetitif dengan satu cara karena kurangnya grip pada roda belakang. Sejak kembali ke Yamaha pada September 2021, rider berusia 36 tahun itu belum bisa mengubah gaya balapnya. “Ceritanya selalu sama. Di Yamaha kita harus cepat saat masuk tikungan. Jika saya mencoba, saya menjadi lambat. Saya tidak pandai dalam hal itu,” ujar Dovi.

Andrea Dovizioso: Di Yamaha Kita Harus Cepat Saat Masuk Tikungan

Andrea Dovizioso bertekad untuk menikmati balapan kandangnya. Tapi keinginannya ini gagal total. “Bahkan jika tidak banyak penonton, itu masih Mugello dan masih sangat indah. Saya ingin menikmatinya, tapi nol. Saya tidak dapat menikmati satu sesi pun. Sebaliknya, itu benar-benar buruk dalam segala hal. Saya tidak bisa menikmati apa pun di atas motor. Itu membuat stres. Saya tidak ingin menunjukkan balapan akhir pekan Mugello seperti itu,” ujar pembalap asal Forli-Italia itu kesal.

Pembalap yang memenangkan GP Mugello pada 2017 saat masih di Ducati itu menambahkan, “Kita harus menerimanya apa adanya. Jika hal-hal tidak bekerja, maka mereka juga tidak bekerja. Saya rasa, saya tahu mengapa seperti ini. Kami juga mencoba set-up yang aneh. Tetapi seperti yang saya katakan, bukan itu yang kami butuhkan untuk mendekati dan melakukan balapan yang benar. Sayangnya tidak demikian,” tegas Dovi.

Dovi juga tidak punya harapan, dia bisa membalikkan keadaan di Circuit de Barcelona-Catalunya akhir pekan depan. “Ini adalah trek yang berbeda, di mana kondisi gripnya sangat berbeda. Tapi saya tidak mengerti, mengapa saya harus mengambil langkah maju. Jelas, mengapa saya tidak bisa membalap dengan baik. Apa yang harus saya lakukan dan yang tidak bisa saya lakukan. Kesulitan apa yang saya alami dengan karakteristik motor, semuanya cukup jelas. Saya tidak bingung atau dalam situasi di mana saya tidak mengerti apa yang terjadi. Itulah mengapa sulit bagi saya untuk optimis,” lanjut Papanya Sara itu.

Apakah ada kemungkinan Dovi akan menarik diri sebelum akhir musim ini? “Saya tidak memikirkan hal ini. Saat ini saya akan fokus pada balapan demi balapan. Mengatakan ya atau tidak sekarang akan salah. Saya tidak pernah berpikir tentang hal itu. Kami akan melihat apakah saya akan memikirkannya,” imbuhnya sambil tersenyum.

Rekan setim Darryn Binder itu mengungkapkan, “Saya pikir, bagi saya sangat bodoh untuk memikirkan masa depan saat ini. Ini bukan tentang tim atau pabrikan. Tidak ada alasan untuk membicarakan masa depan sekarang. Saya tidak suka berada dalam situasi ini dan saya tidak ingin hidup dalam situasi ini terlalu lama. Saya selalu mengatakan, ‘jika saya tidak kompetitif, saya tidak akan berada di MotoGP, terlepas dari apakah saya bisa mendapatkan tempat di sini’.”

Menurut Dovi, fakta bahwa timnya saat ini WithU RNF Racing akan bekerja dengan Aprilia mulai 2023 tidak mempengaruhi situasinya. “Tidak. Itu tidak mengubah apa pun bagi saya, baik untuk tahun ini maupun untuk tahun depan. Mereka membuat keputusan ini, saya tidak terlibat dalam hal-hal seperti ini. Saya tidak tahu persis apa motivasinya, apakah itu karena finansial atau teknis. Aku tidak tahu,” pungkas Dovi.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page